PKB Sidoarjo Siapkan Strategi Besar, Incar 18 Kursi dan Menang Pilkada

Kamis, 9 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran pengurus DPC PKB Sidoarjo periode 2026–2031 usai pelantikan di kantor pusat partai, Selasa (7/7/2026), menargetkan 18 kursi DPRD dan kemenangan Pilkada 2030. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Jajaran pengurus DPC PKB Sidoarjo periode 2026–2031 usai pelantikan di kantor pusat partai, Selasa (7/7/2026), menargetkan 18 kursi DPRD dan kemenangan Pilkada 2030. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sidoarjo mulai menyusun peta jalan politik menuju Pemilu 2029 dan Pilkada 2030. Seusai pelantikan kepengurusan periode 2026–2031, partai tersebut langsung menetapkan target menaikkan perolehan kursi DPRD dari 15 menjadi 18 kursi sekaligus mengembalikan posisi kepala daerah ke tangan kader PKB.

Target tersebut disampaikan dalam agenda pelantikan dan penyerahan amanat kepengurusan baru yang digelar di kantor pusat partai pada Selasa (7/7/2026) malam. Kepengurusan baru dipimpin Ketua Tanfidz H. Rizza Ali Faizin dengan KH Nur Cholis Misbah sebagai Ketua Dewan Syuro dan KH M. Atho’illah sebagai Ketua Mustasyar.

Di jajaran harian, Gus Rizza didampingi Ibnu Azzar Firdaus sebagai Sekretaris serta H. Usman sebagai Bendahara. Formasi kepengurusan itu juga diwarnai keterlibatan berbagai kalangan di luar basis tradisional partai sebagai bagian dari strategi memperluas dukungan politik.

“Kami sangat optimistis pada Pemilu 2029 kursi PKB di DPRD Kabupaten Sidoarjo akan bertambah dari 15 menjadi 18 kursi,” kata Gus Rizza.

Menurutnya, target tersebut disusun berdasarkan evaluasi terhadap kekuatan organisasi dan perubahan komposisi kepengurusan. PKB, kata dia, tidak hanya mengandalkan basis warga Nahdlatul Ulama, tetapi juga membuka ruang bagi kalangan profesional, pengusaha, organisasi kepemudaan, hingga tokoh lintas agama.

“Kami ingin PKB menjadi rumah bersama. Selain dari kalangan NU, ada juga perwakilan agama lain, komunitas Katolik, profesional, pengusaha, dan teman-teman pemuda yang bergabung. Semakin luas jangkauan, semakin kuat dukungan yang kita miliki,” ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut, DPC PKB Sidoarjo menyiapkan strategi bertajuk “Pertahankan Basis dan Rebut Pasar”. Strategi pertama diarahkan untuk menjaga suara yang telah mengantarkan PKB memperoleh 15 kursi DPRD, sedangkan strategi kedua difokuskan pada perluasan dukungan dari kelompok pemilih baru.

Salah satu sasaran utama ialah generasi muda yang diperkirakan memiliki pengaruh besar pada Pemilu 2029. Hal itu tercermin dari komposisi kepengurusan baru yang sekitar 35 persen diisi kader dari kalangan milenial dan Generasi Z.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya partai menyesuaikan diri dengan perubahan demografi pemilih. Melalui regenerasi kepengurusan, PKB berharap mampu memperkuat konsolidasi internal sekaligus memperluas jangkauan politik di berbagai segmen masyarakat.

Selain membidik peningkatan kursi legislatif, kepengurusan baru juga membawa target politik yang lebih besar, yakni memenangkan Pilkada Sidoarjo 2030. Gus Rizza menilai daerah tersebut memiliki sejarah panjang sebagai salah satu basis utama PKB di Jawa Timur sehingga peluang untuk kembali memimpin pemerintahan daerah tetap terbuka.

“Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras seluruh kader, kami optimistis posisi eksekutif di Sidoarjo akan kita rebut kembali,” tegasnya.

Target tersebut menjadi arah perjuangan politik DPC PKB Sidoarjo selama lima tahun ke depan. “Konsolidasi organisasi, perluasan basis dukungan, serta regenerasi kader disiapkan sebagai modal menghadapi dua agenda politik besar, yakni Pemilu 2029 dan Pilkada 2030, “pungkasnya.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Baihaki Sirajt Ungkap Alasan Lia Istifhama Dinilai Positif di Jawa Timur
LP2B Jatim Capai 87,34 Persen, Khofifah Dorong Sinkronisasi Lahan Pertanian dan Industrialisasi
Sosialisasi Empat Pilar di Probolinggo, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Pemuda Aktif Kawal Regulasi
Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun
Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah
Anggota DPD Lia Istifhama Apresiasi Perhatian Pemprov Jatim terhadap Pendidikan Al-Qur’an
Defisit Fiskal Disorot DPRD Ngawi, Perda Perubahan APBD 2026 Disahkan
Anggota DPR RI Lia Istifhama Apresiasi Gresik Hajj Fest, Dorong Layanan Jemaah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:17

Baihaki Sirajt Ungkap Alasan Lia Istifhama Dinilai Positif di Jawa Timur

Selasa, 15 September 2026 - 18:30

LP2B Jatim Capai 87,34 Persen, Khofifah Dorong Sinkronisasi Lahan Pertanian dan Industrialisasi

Selasa, 15 September 2026 - 14:12

Sosialisasi Empat Pilar di Probolinggo, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Pemuda Aktif Kawal Regulasi

Selasa, 15 September 2026 - 10:21

Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun

Selasa, 15 September 2026 - 10:05

Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah

Berita Terbaru