Polres Jombang Bongkar Sindikat Curanmor Lintas Wilayah, 17 Residivis Ditangkap

Senin, 26 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander menunjukkan barang bukti motor curian, Senin (26/1/2026). (Foto Dok Ho/Bud-RadarBangsa.co.id)

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander menunjukkan barang bukti motor curian, Senin (26/1/2026). (Foto Dok Ho/Bud-RadarBangsa.co.id)

JOMBANG, RadarBangsa.co.id — Kepolisian Resor (Polres) Jombang membongkar jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas wilayah di Jawa Timur. Sebanyak 17 tersangka yang mayoritas merupakan residivis berhasil diamankan bersama 34 unit sepeda motor hasil kejahatan dalam operasi penegakan hukum yang digelar Satuan Reserse Kriminal.

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander menjelaskan, pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan laporan masyarakat terkait maraknya kasus curanmor di sejumlah titik rawan. Dari hasil penyidikan, polisi menyita 34 unit sepeda motor berbagai merek sebagai barang bukti.

“Sebanyak 12 unit dicuri menggunakan kunci letter T, delapan unit karena korban meninggalkan kunci di motor, 10 unit dengan teknik dorong atau stut, dan sisanya menggunakan modus lain,” ujar AKP Dimas saat konferensi pers, Senin (26/1/2026).

Menurutnya, para pelaku beroperasi dengan sistem hunting, menyasar kendaraan yang diparkir di lokasi terbuka dan minim pengawasan, seperti teras rumah tanpa pagar maupun area publik. Aksi pencurian umumnya dilakukan pada jam rawan antara pukul 00.00 hingga 05.00 WIB, saat aktivitas warga menurun.

Dari hasil pemetaan jaringan, para tersangka diketahui berasal dari berbagai daerah, mulai Jombang, Pasuruan, Mojokerto hingga Madura. Fakta ini menguatkan bahwa sindikat tersebut beroperasi lintas kabupaten dan provinsi di wilayah Jawa Timur.

Selain modus pencurian, pola distribusi hasil kejahatan juga mengalami perubahan. Sepeda motor curian dijual melalui platform daring dengan sistem cash on delivery (COD) kepada penadah yang telah terhubung dalam jaringan.

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menegaskan, pengungkapan kasus ini merupakan bentuk respons kepolisian terhadap keresahan masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran pencegahan dari warga untuk menekan angka curanmor.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada, gunakan kunci ganda, dan jangan meninggalkan kunci di kendaraan,” tegas AKBP Ardi.

Saat ini, seluruh tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Jombang untuk menjalani proses hukum. Para pelaku dijerat pasal pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Penulis : Budiono-RB

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Selasa, 3 November 2026 - 09:53

Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan

Senin, 2 November 2026 - 10:26

58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Berita Terbaru