Polres Lamongan Gelar Razia Knalpot Brong, 59 Motor Diamankan

Minggu, 6 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polres Lamongan saat mengamankan sepeda motor berknalpot brong dalam operasi KRYD jelang pengesahan warga baru PSHT, Sabtu malam (5/7). | Dok Foto Ho/RadarBangsa

Anggota Polres Lamongan saat mengamankan sepeda motor berknalpot brong dalam operasi KRYD jelang pengesahan warga baru PSHT, Sabtu malam (5/7). | Dok Foto Ho/RadarBangsa

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Polres Lamongan menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa razia kendaraan berknalpot brong pada Sabtu malam (5/7/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lamongan, AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., dan diikuti sejumlah pejabat utama Polres Lamongan. Hadir pula Wakapolres KOMPOL I Made Prawira Wibawa S., S.T., S.I.K., M.I.K., Kabag Ops KOMPOL Budi Santoso, S.H., M.H., para PJU Polres, serta personel dari polsek jajaran.

Operasi diawali dengan apel persiapan di Mapolres Lamongan, dilanjutkan dengan penindakan di sejumlah titik strategis, seperti Pasar Burung, SP4 Pagerwojo Jalan Pahlawan, Alun-Alun Lamongan, Jalan Lamongrejo, Jalur Lingkar Utara (JLU), serta wilayah hukum Polsek Deket, Tikung, dan Karangbinangun.

Hasilnya, petugas berhasil mengamankan sebanyak 59 unit sepeda motor roda dua (R2) yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis. Rinciannya, 50 unit diamankan oleh Polres Lamongan, 3 unit oleh Polsek Deket, 4 unit oleh Polsek Tikung, dan 2 unit oleh Polsek Karangbinangun.

Kapolres Lamongan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga ketertiban masyarakat dan mencegah potensi gangguan keamanan.

“Penindakan terhadap kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis ini dilakukan untuk meminimalisir potensi gangguan Kamtibmas, terutama menjelang pengesahan warga baru PSHT. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKBP Agus Dwi Suryanto.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para pengendara roda dua, untuk selalu menaati peraturan lalu lintas dan tidak menggunakan knalpot yang mengganggu kenyamanan publik.

“Kami harap masyarakat ikut berperan aktif menciptakan suasana damai dan tertib di Lamongan. Penggunaan knalpot brong bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi memicu konflik sosial,” tambah Kapolres.

Polres Lamongan memastikan akan terus mengintensifkan patroli dan operasi serupa guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:39

Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru