Polres Lamongan Grebek Lima Kafe, Puluhan Botol Miras Disita Jelang Nataru

Kamis, 4 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Sat Samapta Polres Lamongan saat mengamankan barang bukti miras dari razia lima kafe di Sukodadi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Sat Samapta Polres Lamongan saat mengamankan barang bukti miras dari razia lima kafe di Sukodadi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Lamongan memperketat pengawasan terhadap peredaran minuman keras. Pada Rabu malam (03/12), Sat Samapta Polres Lamongan bersama Polsek Sukodadi menggelar razia gabungan di lima kafe yang diduga menjual miras tanpa izin. Operasi ini melibatkan Forkopimcam Sukodadi, perangkat desa, dan tokoh masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman selama libur akhir tahun.

Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Penyakit Masyarakat (Ops Pekat) yang rutin digelar menjelang Nataru. “Kami ingin memastikan wilayah Lamongan tetap kondusif, terutama dengan meningkatnya aktivitas masyarakat pada momen libur panjang,” ujarnya.

Petugas menyisir sejumlah titik di sepanjang Jl. Panglima Sudirman dan Jl. Urip Sumoharjo yang dikenal sebagai lokasi kafe dan warung yang masih beroperasi hingga malam. Dalam pemeriksaan di lima lokasi, ditemukan puluhan botol minuman keras berbagai merek dan jenis. Seluruh barang bukti kemudian diamankan ke Polsek Sukodadi untuk pemeriksaan lanjutan sebelum dikirimkan ke Polres Lamongan.

Hamzaid merinci, barang bukti terdiri dari 11 botol arak ukuran 1,5 liter, tiga botol arak oplosan 600 ml, 13 botol anggur merah merek Orang Tua 620 ml, tiga botol anggur merah Atlas 620 ml, 12 botol anggur hijau merek Api 620 ml, 24 botol bir Bintang 620 ml, tujuh botol bir Draft Beer 620 ml, serta 28 botol bir Guinness 325 ml.

Selain melakukan penyitaan, aparat juga mendata identitas pemilik usaha dan penjual miras sebagai dasar proses hukum berikutnya. Razia semacam ini, kata Hamzaid, akan terus dilakukan secara berkala. “Kami tidak hanya menindak, tetapi juga melakukan pendekatan persuasif agar pelaku usaha memahami risiko hukum dan potensi gangguan ketertiban akibat peredaran miras ilegal,” jelasnya.

Pihak kepolisian juga mengajak warga untuk aktif melaporkan jika menemukan peredaran miras yang meresahkan. “Kami membutuhkan peran masyarakat. Informasi sekecil apa pun sangat membantu mencegah terjadinya tindak kriminal yang dipicu konsumsi miras,” imbuh Hamzaid.

Ia menegaskan bahwa Polres Lamongan telah meningkatkan patroli malam dan operasi lapangan hingga akhir tahun demi memastikan kenyamanan warga. “Kami berkomitmen menjaga situasi Lamongan tetap aman selama rangkaian Nataru,” katanya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Berita Terbaru