Polres Lamongan Pastikan Keselamatan Warga Pasca Bencana Pohon Tumbang

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sat Samapta Polres Lamongan evakuasi pohon tumbang akibat hujan angin di jalur Sukodadi–Pucuk. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Sat Samapta Polres Lamongan evakuasi pohon tumbang akibat hujan angin di jalur Sukodadi–Pucuk. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Lamongan kembali diguyur hujan deras disertai angin kencang yang menyebabkan puluhan pohon tumbang di jalur poros Sukodadi–Pucuk, Rabu (8/10/2025). Peristiwa ini membuat arus lalu lintas sempat tersendat karena batang pohon menutup sebagian badan jalan.

Mengetahui kondisi tersebut, Satuan Samapta Polres Lamongan segera turun tangan melakukan evakuasi dan pemotongan pohon tumbang. Kehadiran polisi di lokasi membuat penanganan berjalan cepat sehingga arus kendaraan kembali normal.

Kasat Samapta Polres Lamongan IPTU Yossy Eka Prasetya, S.H., mengatakan pihaknya lebih dulu memberi arahan kepada anggota sebelum turun ke lapangan. Hal ini dilakukan agar proses evakuasi tetap mengedepankan keselamatan dan berlangsung terkoordinasi.

“Personel kami langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan dan pembersihan pohon tumbang di sepanjang jalur poros Sukodadi hingga Pucuk. Kegiatan ini kami lakukan untuk memastikan arus lalu lintas kembali normal dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman,” jelas IPTU Yossy.

Proses evakuasi berlangsung lancar berkat kerja sama solid antara personel Sat Samapta, aparat kecamatan, dan masyarakat sekitar. Puluhan pohon yang sempat menghambat jalan berhasil dipotong, kemudian dipindahkan ke tepi jalan agar tidak lagi mengganggu lalu lintas.

Bencana pohon tumbang ini sempat menimbulkan antrean kendaraan cukup panjang. Namun setelah pembersihan, kondisi jalur kembali lancar, dan warga bisa melanjutkan aktivitas mereka.

Langkah cepat yang dilakukan Sat Samapta Polres Lamongan dinilai sebagai wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan di tengah situasi darurat. Penanganan yang cepat bukan hanya mengurangi dampak kemacetan, tetapi juga memberi rasa aman bagi masyarakat yang melintas di jalur utama penghubung Sukodadi–Pucuk.

“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen kami untuk selalu hadir membantu masyarakat dalam kondisi apapun, termasuk bencana alam,” tambah IPTU Yossy.

Masyarakat sekitar mengapresiasi kesigapan aparat kepolisian yang tak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga turut membantu warga menghadapi dampak langsung dari cuaca ekstrem.

Dengan koordinasi lintas pihak dan kesadaran masyarakat, diharapkan penanganan darurat bencana seperti ini bisa terus berjalan efektif dan cepat.

“Polri akan selalu berupaya hadir di tengah masyarakat, memastikan keselamatan, dan mendukung aktivitas warga kembali berjalan normal,” pungkas IPTU Yossy.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru