Polsek Laren Cek Hutan Gampangsejati Lamongan, Hasil Patroli 1 September 2026 Jadi Perhatian

Rabu, 2 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Laren saat patroli antisipasi karhutla di Gampangsejati, Selasa (1/9/2026). (Dok. HO/RadarBangsa.co.id)

Polsek Laren saat patroli antisipasi karhutla di Gampangsejati, Selasa (1/9/2026). (Dok. HO/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polsek Laren melakukan patroli antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan hutan Desa Gampangsejati, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Selasa (1/9/2026).

Patroli yang dimulai sekitar pukul 11.40 WIB tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk memastikan tidak muncul titik api yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polsek Laren.

Petugas yang melaksanakan patroli yakni Aiptu Sukartono dan Bripda Mirza. Selain memantau kondisi kawasan hutan, petugas juga memberikan edukasi dan pesan kamtibmas kepada warga yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.

Hasil pemantauan menunjukkan situasi di kawasan hutan Desa Gampangsejati dalam kondisi aman dan kondusif. Petugas tidak menemukan adanya titik api sebagai penyebab kebakaran hutan dan lahan.

Aiptu Sukartono mengatakan pemantauan dilakukan untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.

“Kami terus melakukan pemantauan di kawasan hutan untuk memastikan situasi tetap aman dan tidak terjadi titik api yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan,” kata Aiptu Sukartono.

Dalam patroli tersebut, warga juga diingatkan agar berhati-hati ketika melakukan aktivitas yang menggunakan api, terutama saat membakar sampah di sekitar kawasan hutan.

“Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat membakar sampah. Jangan sampai api ditinggalkan begitu saja karena dapat merembet dan menjadi pemicu kebakaran, khususnya saat berada di dekat kawasan hutan,” ujarnya.

Peringatan serupa disampaikan kepada warga yang melakukan pembukaan atau pembersihan lahan. Petugas meminta kegiatan tersebut tidak dilakukan dengan cara pembakaran secara sembarangan.

“Untuk warga yang melakukan pembukaan lahan, kami tegaskan agar memperhatikan kondisi sekitar dan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan. Pencegahan jauh lebih penting daripada kita harus menangani kebakaran yang sudah meluas,” tegas Sukartono.

Menurut Sukartono, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan masyarakat. Warga yang tinggal di sekitar kawasan hutan dinilai memiliki peran penting dalam mencegah munculnya sumber api.

“Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif menjaga kawasan hutan. Apabila melihat adanya asap, api, atau aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran, segera sampaikan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” harapnya.

Polsek Laren memastikan patroli dan edukasi kepada masyarakat terus dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kawasan hutan tetap aman sekaligus mencegah kebakaran yang berpotensi meluas.

“Kami akan terus melakukan patroli dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Harapannya, wilayah hukum Polsek Laren tetap aman, kondusif, serta terhindar dari bencana karhutla,” tutup Sukartono.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Berita Terbaru