Polsek Laren Ingatkan Pemilik Toko Waspada Gendam dan Uang Palsu

Sabtu, 12 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi melaksanakan patroli dialogis dan menyampaikan pesan kamtibmas kepada pemilik toko di Desa Gampangsejati, Jumat (11/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Polisi melaksanakan patroli dialogis dan menyampaikan pesan kamtibmas kepada pemilik toko di Desa Gampangsejati, Jumat (11/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Petugas kepolisian melaksanakan patroli dialogis dan kegiatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) dengan menyambangi pemilik toko di Desa Gampangsejati, Jumat (11/9/2026) malam.

Dalam kegiatan tersebut, petugas berdialog dengan Antok, pemilik toko di Desa Gampangsejati. Polisi menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas, terutama kewaspadaan saat melakukan transaksi untuk mencegah tindak penipuan dan kejahatan yang menyasar pemilik usaha.

Patroli dialogis tersebut dilaksanakan mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai. Kegiatan dilakukan sebagai upaya preventif kepolisian dengan membangun komunikasi langsung bersama masyarakat, khususnya pemilik toko yang melakukan aktivitas transaksi dengan pelanggan.

Petugas yang melaksanakan kegiatan tersebut yakni Aipda Tri dan Bripda Ilham. Dalam dialog tersebut, Aipda Tri memberikan imbauan agar pemilik toko lebih berhati-hati ketika melayani transaksi dan tidak mudah percaya terhadap pihak yang melakukan transaksi.

Aipda Tri mengatakan, kewaspadaan diperlukan untuk mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan yang dapat terjadi saat aktivitas perdagangan berlangsung.

“Pemilik toko kami imbau agar selalu berhati-hati dalam melakukan transaksi,” ujar Aipda Tri.

Selain kewaspadaan terhadap transaksi secara langsung, polisi juga mengingatkan pemilik toko agar mencermati transaksi elektronik. Hal tersebut penting untuk mengantisipasi modus penipuan yang memanfaatkan sistem pembayaran atau transaksi elektronik.

“Transaksi elektronik juga perlu diperhatikan agar tidak menjadi celah bagi pelaku penipuan,” tegasnya.

Petugas turut mengingatkan adanya potensi kejahatan dengan modus gendam. Pemilik toko diminta tidak lengah ketika berhadapan dengan orang yang tidak dikenal, terutama apabila menunjukkan perilaku mencurigakan saat melakukan transaksi.

“Kami juga mengingatkan agar waspada terhadap modus gendam dan penipuan dalam transaksi elektronik,” ungkap Aipda Tri.

Selain itu, kewaspadaan terhadap peredaran uang palsu menjadi salah satu pesan kamtibmas yang disampaikan dalam patroli tersebut. Pemilik toko diimbau untuk memperhatikan uang yang diterima dari pelanggan sebagai langkah pencegahan agar tidak mengalami kerugian.

Menurut Aipda Tri, kehati-hatian dalam setiap transaksi menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan kegiatan usaha masyarakat.

“Waspadai juga adanya peredaran uang palsu agar transaksi tidak menimbulkan kerugian,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Selasa, 3 November 2026 - 09:53

Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan

Senin, 2 November 2026 - 10:26

58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Berita Terbaru