Polsek Tikung Gelar Bazar Beras Murah Diserbu Warga Lamongan

Jumat, 8 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, S.H. meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Pasar Pule, Desa Bakalanpule, Jumat (8/8/2025) (Foto Dok Ho/RadarBangsa)

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, S.H. meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Pasar Pule, Desa Bakalanpule, Jumat (8/8/2025) (Foto Dok Ho/RadarBangsa)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pasar Pule di Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, mendadak ramai sejak pagi, Jumat (8/8/2025). Ratusan warga berdatangan demi mendapatkan beras murah dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar oleh Polsek Tikung bersama Perum Bulog Cabang Lamongan.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 09.00 WIB ini berhasil menjual habis 1 ton beras dalam waktu singkat. Beras kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp58.000 per sak, jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran yang sudah menembus Rp65.000 per 5 kg.

Kapolsek Tikung, AKP Anang Purwo Widodo, S.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara POLRI dan Bulog dalam menjaga kestabilan pasokan serta harga pangan di wilayah Lamongan, khususnya di Kecamatan Tikung.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan, khususnya beras, dengan harga terjangkau. Ini bagian dari langkah Polri hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam mendukung ketahanan pangan,” ujar AKP Anang saat ditemui di lokasi.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak lima personel Polsek Tikung diturunkan untuk membantu kelancaran pelaksanaan bazar sekaligus menjaga situasi tetap kondusif.

Berdasarkan laporan panitia, stok awal sebanyak 1.000 kilogram beras atau 200 sak langsung habis terjual tanpa sisa. Total penjualan tercatat mencapai Rp11.600.000.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Mereka rela antre demi mendapatkan beras berkualitas dengan harga miring. Sejumlah warga bahkan datang dari desa sekitar yang telah mendengar kabar digelarnya bazar pangan murah ini.

“Biasanya saya beli beras 5 kilo harganya sudah di atas enam puluh ribu. Tadi di sini cuma lima puluh delapan ribu, selisihnya lumayan buat kebutuhan lain,” ungkap Siti Rohmah (45), warga Desa Bakalanpule yang datang sejak pukul 07.00 WIB.

Program Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari upaya pemerintah melalui Bulog dan didukung oleh jajaran kepolisian untuk merespons lonjakan harga pangan yang terjadi di sejumlah daerah. Kehadiran Polri dalam program ini juga menunjukkan peran aktif aparat dalam membantu masyarakat di luar tugas penegakan hukum.

“Langkah ini sejalan dengan arahan Kapolri untuk memperkuat kehadiran polisi yang humanis dan solutif. Dalam konteks ini, kami hadir sebagai bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya terkait kebutuhan pokok,” tambah AKP Anang.

Masyarakat berharap kegiatan serupa bisa terus berlanjut dan menjangkau wilayah lain, terutama di tengah kondisi harga beras yang masih fluktuatif.

“Semoga ini bisa rutin, tidak hanya sekali-sekali. Karena kami, warga kecil, sangat terbantu,” ujar petani setempat.

Kegiatan pasar murah di Tikung menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat kini semakin luas peranannya. Dari mengawal distribusi pangan, menjaga ketertiban pasar, hingga memastikan keterjangkauan harga bagi rakyat kecil.

Dengan suksesnya kegiatan ini, Polsek Tikung dan jajaran berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Berita Terbaru