LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Tikung meningkatkan patroli malam di sejumlah obyek vital di wilayah Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Sabtu malam (14/3/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan tindak kriminalitas 4C yang meliputi curat, curas, curanmor, dan pencurian biasa.
Patroli dimulai sekitar pukul 22.30 WIB dengan menyasar sejumlah lokasi strategis seperti perbankan, SPBU, kawasan permukiman, hingga pusat aktivitas masyarakat. Kegiatan tersebut bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.
Patroli obyek vital dipimpin oleh petugas jaga Polsek Tikung yang terdiri dari AIPTU Budi S., AIPTU Subur Eko, dan AIPDA Yateno. Tim menyisir beberapa titik yang dinilai rawan, di antaranya BRI Unit Tikung, Pasar Hewan Tikung, kawasan Perumahan Taman Intan Raya, serta sejumlah fasilitas publik lainnya.
Selain memantau kondisi keamanan, petugas juga melakukan pengecekan aktivitas masyarakat dan fasilitas umum yang masih beroperasi pada malam hari. Patroli dilakukan secara dialogis dengan menyampaikan imbauan kepada warga dan petugas keamanan setempat agar meningkatkan kewaspadaan.
Hasil pemantauan menunjukkan pelayanan transaksi nasabah di BRI Unit Tikung berlangsung normal tanpa adanya gangguan keamanan. Sementara itu, aktivitas masyarakat di Pasar Baru Tikung terpantau relatif landai dengan situasi yang tetap terkendali.
Petugas juga melakukan pengecekan pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tikung. Dari hasil pengecekan, stok bahan bakar minyak (BBM) dinyatakan masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat, sementara seluruh dispenser berfungsi normal tanpa indikasi kerusakan atau pencampuran air pada BBM.
Salah satu petugas patroli, AIPTU Budi S., menyampaikan bahwa kegiatan patroli rutin dilakukan sebagai langkah preventif untuk menekan potensi tindak kriminal di wilayah hukum Polsek Tikung.
“Patroli obyek vital ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mencegah dan mengantisipasi potensi kejahatan 4C maupun gangguan kamtibmas lainnya. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan AIPTU Subur Eko yang menegaskan bahwa patroli dilakukan dengan menyasar titik-titik yang memiliki aktivitas masyarakat maupun potensi kerawanan keamanan.
“Kami juga memberikan imbauan kepada petugas keamanan perumahan agar meningkatkan patroli lingkungan, terutama di kawasan yang aktivitas warganya cenderung sepi pada malam hari,” katanya.
Dalam patroli tersebut, petugas mendapati sejumlah kawasan perumahan seperti Taman Intan Raya dan Griya Permata Insani relatif sepi aktivitas warga karena banyak penghuni yang bekerja atau berada di luar rumah. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menjadi celah bagi pelaku kejahatan apabila tidak diantisipasi dengan pengawasan yang baik.
Karena itu, petugas kepolisian mengingatkan para petugas keamanan perumahan atau security untuk rutin melakukan patroli internal lingkungan. Upaya ini diharapkan mampu mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus meningkatkan kewaspadaan warga.
Selain itu, patroli juga mencakup kawasan tempat ibadah seperti Masjid Namira yang menjadi salah satu lokasi aktivitas masyarakat pada malam hari. Kehadiran aparat kepolisian di area tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi jamaah maupun warga sekitar.
Secara umum, hasil patroli menunjukkan situasi wilayah hukum Polsek Tikung masih dalam kondisi aman dan kondusif. Kepolisian memastikan kegiatan patroli obyek vital akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif menjaga stabilitas keamanan masyarakat.
“Secara umum situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tikung terpantau aman dan kondusif. Patroli akan terus kami tingkatkan untuk memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga,” pungkas petugas.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar