LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, S.H., bersama anggota Polsek Tikung melaksanakan takziyah ke rumah keluarga korban bunuh diri di Dusun Pengaron, Desa Pangumbulanadi, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Kamis (12/3/2026).
Kehadiran aparat kepolisian tersebut merupakan bentuk empati sekaligus dukungan moril kepada keluarga korban yang tengah berduka. Dalam kegiatan itu, aparat kepolisian juga berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Kegiatan takziyah dilakukan dengan mendatangi langsung rumah duka yang berada di Dusun Pengaron. Kapolsek Tikung hadir bersama sejumlah anggota kepolisian untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Pangumbulanadi Khoirul Anam beserta perangkat desa. Kehadiran aparat kepolisian dan pemerintah desa menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap keluarga yang sedang mengalami musibah.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Tikung menyempatkan diri berbincang dengan keluarga korban serta warga sekitar yang datang melayat. Aparat juga mengimbau masyarakat agar saling peduli terhadap kondisi sosial di lingkungan masing-masing.
Selain itu, aparat kepolisian juga memantau situasi di sekitar lokasi rumah duka guna memastikan suasana tetap aman dan kondusif. Kehadiran polisi di tengah masyarakat yang sedang berduka diharapkan dapat memberikan ketenangan sekaligus rasa aman bagi warga.
Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo menyampaikan bahwa kehadiran polisi dalam kegiatan takziyah tersebut merupakan bagian dari pendekatan humanis kepolisian kepada masyarakat.
“Kami bersama anggota datang untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban. Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah,” ujar AKP Anang Purwo Widodo.
Ia mengatakan bahwa kepolisian tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam situasi kemanusiaan yang membutuhkan perhatian dan empati.
“Kami berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Dalam situasi seperti ini, dukungan dari lingkungan sekitar sangat penting agar keluarga tidak merasa sendiri,” jelasnya.
Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama warga.
“Apabila ada warga yang mengalami tekanan atau masalah pribadi, sebaiknya lingkungan sekitar bisa saling memperhatikan dan memberikan dukungan. Kebersamaan masyarakat sangat penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pangumbulanadi Khoirul Anam menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran kepolisian yang turut memberikan dukungan kepada keluarga korban.
“Kami berterima kasih kepada Kapolsek Tikung dan anggota yang telah hadir dan memberikan perhatian kepada warga kami. Kehadiran beliau tentu memberikan semangat bagi keluarga yang sedang berduka,” ujarnya.
Peristiwa bunuh diri seringkali meninggalkan dampak psikologis yang cukup berat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar. Karena itu, dukungan moral dari aparat pemerintah, tokoh masyarakat, dan lingkungan sekitar dinilai sangat penting untuk membantu keluarga korban menghadapi masa duka.
Pendekatan humanis yang dilakukan aparat kepolisian juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara institusi kepolisian dengan masyarakat. Melalui kegiatan sosial seperti takziyah, aparat tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut merasakan duka warga.
Kegiatan takziyah berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh empati. Aparat kepolisian bersama pemerintah desa berharap keluarga korban diberikan ketabahan dan masyarakat tetap menjaga solidaritas sosial di lingkungan sekitar.
Situasi di Desa Pangumbulanadi hingga saat ini dilaporkan tetap aman dan kondusif.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar