Polsek Tikung Patroli Objek Vital, Antisipasi 4C dan Kriminalitas

Kamis, 27 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Polsek Tikung melakukan patroli objek vital di sejumlah lokasi wilayah Kecamatan Tikung, Rabu (26/8/2026) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Personel Polsek Tikung melakukan patroli objek vital di sejumlah lokasi wilayah Kecamatan Tikung, Rabu (26/8/2026) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Polsek Tikung, Polres Lamongan, menggelar patroli objek vital (Obvit) untuk mencegah dan menangkal tindak kriminalitas 4C serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Rabu (26/8/2026) malam.

Patroli dilaksanakan mulai pukul 22.30 WIB hingga selesai dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai perlu mendapatkan pemantauan pada jam rawan. Personel mendatangi fasilitas perbankan, SPBU, kawasan pemukiman dan perumahan, Pasar Baru Pule, hingga Masjid Namira.

Empat personel yang diterjunkan dalam kegiatan tersebut yakni AIPTU Budi S, AIPTU Ketut GB, AIPTU Subur Eko, dan AIPDA Yateno.

Patroli dilakukan dengan mendatangi sejumlah lokasi, di antaranya BRI Unit Tikung, Pasar Hewan Tikung, SPBU Tikung, serta kawasan Perumahan Taman Intan Raya dan Griya Permata Insani Tikung.

Kegiatan tersebut menjadi langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi 4C yang meliputi curat, curas, curanmor, dan curanmik, sekaligus mencegah gangguan Kamtibmas lainnya.

AIPDA Yateno mengatakan patroli objek vital diperlukan untuk memastikan situasi keamanan di sejumlah titik tetap terpantau, terutama saat aktivitas masyarakat mulai berkurang pada malam hari.

“Patroli Obvit ini kami laksanakan sebagai upaya cegah dan tangkal 4C serta gangguan Kamtibmas lainnya di wilayah hukum Polsek Tikung,” ujar Yateno.

Saat menyambangi BRI Unit Tikung, petugas memantau aktivitas pelayanan dan transaksi nasabah. Berdasarkan hasil pemantauan, kegiatan transaksi perbankan berlangsung aman dan lancar.

Petugas juga melakukan pengecekan situasi di SPBU Tikung. Persediaan BBM dilaporkan masih aman dan mencukupi, sementara dispenser berfungsi normal. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan indikasi BBM tercampur air.

“Kami juga memastikan objek vital seperti perbankan dan SPBU dalam kondisi aman. Aktivitas pelayanan nasabah berjalan lancar dan stok BBM di SPBU masih mencukupi,” tegas Yateno.

Patroli kemudian menyasar Pasar Baru Tikung dan Pasar Hewan Tikung. Aktivitas jual beli di Pasar Baru Tikung terpantau landai dengan kondisi lingkungan yang tetap aman dan kondusif.

Perhatian juga diberikan terhadap kawasan perumahan. Aktivitas warga di Perumahan Taman Intan Raya dan Griya Permata Insani Tikung terpantau relatif sepi karena sebagian penghuni sedang bekerja.

Kondisi tersebut menjadi perhatian petugas karena rumah yang ditinggal beraktivitas oleh penghuninya perlu mendapatkan pengawasan lingkungan. Petugas kemudian mengimbau keamanan perumahan atau sekuriti untuk meningkatkan patroli secara berkala.

“Kami mengimbau petugas keamanan perumahan agar lebih sering melakukan patroli lingkungan, khususnya pada jam-jam sepi, untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan,” tambahnya.

Selain kawasan perbankan, SPBU, pasar, dan perumahan, patroli juga mencakup Masjid Namira sebagai bagian dari pemantauan wilayah. Personel memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan tidak ditemukan gangguan yang menonjol.

Menurut Yateno, keterlibatan petugas keamanan lingkungan juga penting dalam menjaga situasi tetap kondusif. Koordinasi antara kepolisian, sekuriti, dan masyarakat diharapkan dapat mempersempit peluang terjadinya tindak kriminal.

“Secara umum situasi wilayah hukum Polsek Tikung masih aman dan kondusif. Kami akan terus melakukan patroli sebagai langkah pencegahan agar gangguan Kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini,” tutup Yateno.

Berita Terkait

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan
Berawal dari Masalah Kaos Kaki Siswa, Kepala MI di Lamongan Diduga Dipukul
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:39

Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru