Polsek Tulakan Tertibkan Knalpot Brong di Pacitan, Sasar Pengendara Pelajar

Senin, 2 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Tulakan menyita motor knalpot brong di SMPN 2 Tulakan, Senin (2/2/2026). (Foto Dok Ho/Yuan-RadarBangsa.co.id)

Polsek Tulakan menyita motor knalpot brong di SMPN 2 Tulakan, Senin (2/2/2026). (Foto Dok Ho/Yuan-RadarBangsa.co.id)

PACITAN, RadarBangsa.co.id  — Polsek Tulakan, Polres  Pacitan, Jawa Timur, melakukan tindakan tegas dan preventif terhadap penggunaan knalpot tidak standar atau knalpot brong di lingkungan Desa Losari, Kecamatan Tulakan, Senin (2/2/2026). Langkah ini menyasar pelajar dan pengendara di bawah umur demi menjaga ketertiban, keselamatan, serta kenyamanan lingkungan pendidikan.

 

Kapolsek Tulakan, IPTU Didik Pujihartono, mengatakan penertiban dilakukan secara rutin melalui razia di parkiran sekolah, edukasi langsung kepada siswa, hingga penyitaan knalpot brong yang melanggar aturan. “Penindakan ini bertujuan menegakkan disiplin berlalu lintas, menjaga kenyamanan belajar, serta memastikan kepatuhan terhadap Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009,” ujar IPTU Didik.

 

Razia difokuskan pada sepeda motor pelajar yang terparkir di area sekolah maupun pengendara yang melintas di jalur rawan kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas. Petugas memeriksa kelengkapan kendaraan, terutama jenis knalpot yang digunakan. Bagi pelanggar, polisi menyita knalpot brong dan mewajibkan penggantian dengan knalpot standar sesuai spesifikasi pabrikan.

 

Selain penindakan, Polsek Tulakan juga mengedepankan pendekatan edukatif melalui program Police Goes to School. Dalam kegiatan ini, petugas memberikan pemahaman tentang bahaya kebisingan knalpot brong, potensi kecelakaan lalu lintas, serta sanksi hukum yang dapat dikenakan, mulai dari tilang hingga denda maksimal Rp250 ribu.

 

“Prioritas kami adalah pengendara di bawah umur dan penggunaan knalpot brong. Pendekatan persuasif tetap dikedepankan, namun pelanggaran tetap kami tindak sesuai aturan,” tambah Kapolsek.

 

Pihak sekolah mendukung penuh langkah kepolisian tersebut. Menurut perwakilan sekolah, kebisingan knalpot brong kerap mengganggu proses belajar-mengajar dan kenyamanan siswa. Sinergi antara sekolah dan kepolisian diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.

 

Polsek Tulakan menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan penertiban serupa secara berkelanjutan. “Kami mengajak orang tua untuk turut mengawasi kendaraan yang digunakan anak-anaknya agar sesuai aturan dan tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” pungkas IPTU Didik.

Penulis : Yuan

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:39

Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru