Prabowo Tutup Munas PBNU di Bangkalan, Soroti Peran Strategis Ulama dan Kiai

Rabu, 24 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto hadiri Munas Alim Ulama dan Konbes PBNU 2026 di Kampus INSYA Bangkalan, Selasa (23/6/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Presiden Prabowo Subianto hadiri Munas Alim Ulama dan Konbes PBNU 2026 di Kampus INSYA Bangkalan, Selasa (23/6/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Kabupaten Bangkalan kembali menjadi perhatian publik nasional setelah menjadi lokasi penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2026. Agenda yang berlangsung di Kampus Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil (INSYA), Selasa (23/6/2026), ditutup langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Kehadiran Presiden dalam forum strategis organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut menjadi momen penting bagi Bangkalan. Selain dihadiri para ulama dan tokoh nasional, forum itu juga membahas berbagai isu keumatan dan kebangsaan yang menjadi perhatian Nahdlatul Ulama menjelang agenda organisasi berikutnya.

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan pentingnya posisi ulama dan kiai dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, tokoh agama memiliki kedekatan yang kuat dengan rakyat, terutama di wilayah pedesaan, sehingga memahami secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Presiden menilai keberadaan ulama memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni sosial sekaligus menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah. Karena itu, hubungan yang kuat antara ulama dan umara dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun bangsa.

“Ulama dan kiai merupakan tokoh yang dekat dengan rakyat dan memahami berbagai persoalan yang terjadi di lapangan,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Pesan tersebut mendapat perhatian dari berbagai pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut. Pendiri sekaligus panitia lokal INSYA Bangkalan, RKH Moh. Nasih Aschal, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden serta dukungan pemerintah terhadap Nahdlatul Ulama dan dunia pendidikan.

Menurut Ra Nasih, kepercayaan yang diberikan kepada Kampus INSYA sebagai lokasi penutupan Munas dan Konbes PBNU merupakan kehormatan besar bagi Bangkalan. Ia berharap forum tersebut menghasilkan keputusan strategis yang memberi manfaat bagi umat dan bangsa.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan berskala nasional tersebut di daerahnya. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada Bangkalan menunjukkan kapasitas daerah dalam menyelenggarakan agenda nasional yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

“Alhamdulillah, Kabupaten Bangkalan kembali mendapat kehormatan menjadi tempat berlangsungnya agenda besar Nahdlatul Ulama yang dihadiri langsung oleh Bapak Presiden Republik Indonesia,” kata Lukman.

Ia menilai pesan Presiden mengenai pentingnya peran ulama sangat relevan dengan karakter masyarakat Bangkalan yang memiliki hubungan erat dengan tradisi pesantren. Posisi kiai dan ulama, kata dia, masih menjadi rujukan utama masyarakat dalam kehidupan sosial maupun keagamaan.

Lukman berharap momentum Munas dan Konbes PBNU dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah, terutama dalam penguatan pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemberdayaan masyarakat berbasis nilai keagamaan.

“Kami meyakini bahwa kemajuan daerah tidak hanya ditentukan pembangunan fisik, tetapi juga kualitas moral, pendidikan, dan karakter masyarakat. Karena itu sinergi pemerintah, ulama, pesantren, dan masyarakat harus terus diperkuat,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Berita Terbaru