Puluhan Tim DWP Pasuruan Lomba Masak Udang, Dorong Kreativitas dan Cegah Stunting

Jumat, 6 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta DWP Kabupaten Pasuruan menyiapkan olahan udang pada lomba memasak, Kamis (5/2/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Peserta DWP Kabupaten Pasuruan menyiapkan olahan udang pada lomba memasak, Kamis (5/2/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Puluhan tim Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan se-Kabupaten Pasuruan mengikuti lomba memasak berbahan dasar udang di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kreativitas sekaligus edukasi gizi untuk pencegahan stunting.

Lomba memasak tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua DWP Kabupaten Pasuruan, Ny. Temi Yudha Triwidya Sasongko. Sejak pukul 08.00 WIB, para peserta mulai beradu keterampilan mengolah udang menjadi menu yang sehat, menarik, dan bernilai gizi tinggi. Panitia memberikan waktu satu jam bagi setiap tim untuk menyelesaikan satu menu olahan.

Dalam sambutannya, Temi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi DWP Kabupaten Pasuruan dengan Finna Food. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong para anggota DWP, khususnya ibu-ibu, untuk lebih kreatif dalam memodifikasi bahan pangan berbasis ikan, terutama udang, agar dapat disajikan sebagai menu keluarga sehari-hari.

“Melalui lomba ini, kami ingin menggali kreativitas ibu-ibu dalam mengolah udang menjadi menu yang lezat, sehat, dan mudah dipraktikkan di rumah. Konsumsi ikan juga menjadi salah satu langkah strategis untuk mencegah dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Pasuruan,” ujar Temi.

Selain aspek gizi, lomba memasak ini juga memiliki nilai sosial. Menurut Temi, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antar pengurus dan anggota DWP dari berbagai OPD dan kecamatan agar tetap solid dan saling mendukung dalam program-program organisasi.

Antusiasme peserta terlihat selama perlombaan berlangsung. Vania, salah satu peserta dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasuruan, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Baginya, lomba ini bukan semata soal menang atau kalah, melainkan kesempatan belajar dari dewan juri dan peserta lain.

“Kalah tidak masalah. Yang penting dapat ilmunya. Menu yang kami buat bisa dipraktikkan di rumah untuk keluarga agar lebih gemar makan ikan,” katanya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata peran organisasi perempuan dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya peningkatan gizi keluarga dan pencegahan stunting di Kabupaten Pasuruan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru