Putra Habib Hadi Berpulang, Wali Kota Probolinggo Takziah ke Rumah Duka

Sabtu, 2 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Habib Hadi Zainal Abidin, Wali Kota Probolinggo periode 2019–2024. Putra sulungnya, Sayyid Abdul Qodir bin Hadi Alhabsyi, wafat pada Jumat, 1 Agustus 2025. Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam, tak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat Kota Probolinggo.

Sebagai bentuk empati, Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, bersama jajaran Pemerintah Kota, menyampaikan belasungkawa secara langsung ke rumah duka di kompleks Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin, Sabtu pagi, 2 Agustus 2025.

Dalam suasana haru, Wali Kota Aminuddin turut mengikuti rangkaian doa dan tahlil bersama keluarga besar dan jamaah yang hadir. Ia menyampaikan duka mendalam atas wafatnya putra Habib Hadi.

“Kami datang mewakili pemerintah dan warga Kota Probolinggo untuk menyampaikan rasa kehilangan. Saya sampaikan kepada Habib Hadi, ini adalah ujian yang berat. Semoga almarhum Sayyid Abdul Qodir diberikan tempat terbaik di sisi Allah dan keluarga diberi ketabahan,” ujar Aminuddin.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran banyak pelayat adalah bentuk cinta dan penghormatan masyarakat kepada keluarga Habib Hadi.

“Banyaknya yang hadir hari ini menunjukkan bagaimana almarhum dan keluarga besar beliau begitu dekat dengan masyarakat. Ini bukan sekadar dukacita, tapi penghormatan,” tambahnya.

Turut mendampingi wali kota dalam takziah tersebut, Sekretaris Daerah Ninik Ira Wibawati, Ketua TP PKK dr. Evariani Aminuddin, serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Tokoh masyarakat setempat, KH Fadhlurrahman, yang turut hadir dalam tahlilan, menyampaikan bahwa almarhum dikenal sebagai pribadi yang tenang, sopan, dan menghormati lingkungan pondok.

“Almarhum Sayyid Abdul Qodir ini sosok yang sangat bersahaja. Meski masih muda, tutur katanya halus dan selalu menunjukkan akhlak yang mencerminkan keluarganya,” ucap KH Fadhlurrahman.

Rencananya, almarhum akan dimakamkan pada Sabtu siang, 2 Agustus 2025, usai salat Zuhur berjamaah di Masjid Nurul Jadid Riyadlus Sholihin, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Ungkapan belasungkawa terus mengalir, baik dari tokoh agama, pejabat daerah, hingga masyarakat umum. Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar, terutama bagi keluarga besar pesantren dan mereka yang mengenal kesehariannya.

Penulis : Nanang

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru