Putri Ketiga Walikota Batu, Masuk Straker pemain Sepakbola SSB BAFA

  • Whatsapp
Siswi SSB BAFA, Anindya Paras May Putri, salah satu pemain sepakbola U.8-10 tahun putri ketiga dari Walikota Batu Dewanti Rumpoko [IST]

KOTA BATU, RadarBangsa.co.id – Sekolah Sepak Bola (SSB) Batu Football Academy (BAFA) yang di laounching pada tanggal 3 Maret 2020 yang silam di Stadion Brantas Kota Batu.

SSB BAFA yang bermaskas di Jln Abdul Gani, Club tersebut murni dikelola oleh pihak swasta yang bernama SSB BAFA. Sejak awal berdiri SSB BAFA sudah membuka siswa baru yang cukup diminati oleh masyarakat kota Batu bahkan ada pula siswa yang dari luar kota Batu.

Bacaan Lainnya

Pada SSB BAFA itu sendiri, banyak siswa-siswa yang masuk rillist ketika dilakukan seleksi calon siswa yang terlihat bakat maupun calon bibit pemain sepakbola. Dari seleksi itu SSB BAFA membuka siswa mulai dari U 8-9 tahun U 10-12 tahun. U 13-15 tahun dan U 15-16 tahun. Sedangkan pada masing-masing kelompok usia tersebut, dihuni 20-25 siswa rata-rata, dan total keseluruhan saat ini ada 130 siswa SSB BAFA.

Sedangkan, cerita singkat awal berdirinya SSB BAFA di kota Batu, muncul dari ide maupun gagasan pemain nasional seperti,Arif Suyono(dikenal sebutan Keceng) dan tak lepas pula rekan se team di Arema Achmad Bustomi, secara langsung ide tersebut ditindaklanjuti oleh Aremanita asli Ganis Rumpoko yang saat ini sebagai pemilik SSB BAFA.

Dari gagasan dan ide ketiga tokoh bola dan sekaligus pemerhati kemajuan olahraga sepakbola di Kota Batu, maka bisa dibuktikan bawa kota Batu masih ada potensi dan sangat bagus untuk menciptakan bibit-bibit pemain sepakbola untuk bisa berkiprah pada tingkat regional maupun sekala nasional nantinya,”urai salah satu Official SSB BAFA kota Batu Jumat,(9/4/2021).

“Ya kita tetap bersyukur dan optimis mas, dalam masa pandemi Civid-19 ini, masyarakat masih ada antusias untuk memacu dan mensupport putranya dalam latihan sepakbola agar tetap imunya tinggi, bahkan tetap sehat. Dari jadwal latihan dilakukan oleh SSB BAFA dalam satu minggu ada 3 kali pertemuan latihan. Secara langsung ada 22 pelatih maupun official, sedangkan para pelatih itu sudah mengantongi sertifikat A + B yang berlesensi AFC,”terang Head Coach pada Radar Bangsa.

“Dari awal pertama pembukaan pendaftaran siswa SSB BAFA, uang pendaftaran dikenakan Rp.500 ribu dengan mendapatkan seragam lengkap plus 1 bola/siswa, tetapi bola tersebut tidak diperbolehkan untuk dibawa pulang. Dan biaya setiap bulanya semua siswa rata-rata dikenakan iuran rutin Rp.250/bulanya.

Ditambhkan, seluruh siswa SSB BAFA melakukan menu latihan rutinya dilaksankan dilapangan desa Bulukerto tempat yang ditunjuk sangat pas dan sesuai standart lapangan sepakbola baik kultur tanah, rumput, bahkan situaainya sangat mendukung.

Dengan fasilitas dan dukungan pada semua pihak, tentunya tujuan SSB BAFA adalah untuk mencetak pemain-pemain sepakbola yang berkwalitas dan diperhitungkan di semua turnamen sepakbola dikancah nasional. Hal ini akan bisa menjadi kebanggan masyarakat kota Batu secara umum,”urainya.

Dari hali ini, ada yang menarik ketika SSB BAFA melaksanakan latihan, ada sosok pemain sepakbola perempuan yang bernama Anindya Paras May Putri siswi kelas 3 SDN Ngaglik 1 Kecamatan Batu, ternyata siswi SSB itu adalah anak ketiga dari Walikota Batu Dewanti Rumpoko yang masuk siswi SSB BAFA di jajaran U 8-10 tahun dan dalam SSB BAFA tersebut untuk siswi putri hanya ada 2 anak sampai saat ini.

(Wan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *