Ramai Dibahas, Sekdes Wonokromo Digerbek Warga Diduga Bersama Purel di GPI Tikung Lamongan

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(kiri) perempuan berinisial D dan (kanan) Sekretaris Desa Wonokromo Azharul Umam Rizqo terlibat adu argumen dengan Ketua RT 05 saat peristiwa penggerebekan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

(kiri) perempuan berinisial D dan (kanan) Sekretaris Desa Wonokromo Azharul Umam Rizqo terlibat adu argumen dengan Ketua RT 05 saat peristiwa penggerebekan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Sekretaris Desa Wonokromo, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Azharul Umam Rizqo, memberikan klarifikasi terbuka terkait kabar dugaan penggerebekan dirinya bersama seorang perempuan (PUREL) berinisial D (26) di sebuah rumah kontrakan di Perumahan Griya Permata Insani (GPI), Blok E23, RT 05,RW 07,  Tikung, Lamongan. Ia menilai informasi yang beredar luas di media sosial dan sejumlah kanal pemberitaan tidak disampaikan secara utuh serta cenderung membangun opini sepihak.

Azharul menegaskan, peristiwa yang ramai diperbincangkan tersebut sejatinya merupakan persoalan internal rumah tangga. Namun dalam perkembangannya, isu itu dikaitkan dengan jabatan publik yang diembannya sebagai perangkat desa, sehingga berdampak pada reputasi pribadi dan keluarga.

“Dalam hal ini saya dan keluarga merasa dirugikan. Peristiwa tersebut merupakan urusan rumah tangga, tetapi kemudian ditarik ke ranah jabatan saya sebagai Sekretaris Desa,” kata Azharul saat dikonfirmasi, Selasa (6/1/2026).

Ia mengaku tekanan psikologis muncul seiring masifnya penyebaran informasi yang belum terverifikasi. Pemberitaan dan unggahan di media sosial, menurutnya, telah memengaruhi ketenangan keluarga dan fokus kerja, terutama saat pemerintah desa tengah menjalankan sejumlah agenda penting awal tahun.

“Saya berharap ada proporsionalitas dalam menyikapi isu ini. Saat ini saya berusaha tetap fokus menjalankan tugas karena ada agenda pemerintahan desa yang harus diselesaikan,” ujarnya.

Azharul juga memastikan bahwa dirinya telah memberikan penjelasan lengkap kepada Kepala Desa Wonokromo dan Camat Tikung. Ia menyesalkan maraknya informasi di media sosial yang tidak melalui proses klarifikasi jurnalistik dan memicu spekulasi publik.

“Banyak informasi beredar di luar media arus utama, tanpa konfirmasi dan filter yang jelas. Yang muncul akhirnya opini dan dugaan, bukan fakta yang diverifikasi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Wonokromo, Ari Sahal, membenarkan bahwa Azharul masih berstatus sebagai Sekretaris Desa aktif. Ia menyampaikan bahwa langkah internal telah diambil sebagai bentuk pembinaan.

“Yang bersangkutan sudah kami berikan surat peringatan,” kata Ari. Namun ia belum merinci apakah sanksi tersebut disertai rekomendasi lanjutan ke tingkat kecamatan atau inspektorat.

Dari sisi pemerintah kabupaten, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lamongan melalui Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Yanuar Rosyidi, menyatakan hingga kini belum menerima laporan resmi dari kecamatan terkait peristiwa tersebut.

“Belum ada surat atau laporan resmi yang masuk ke dinas. Secara hierarki, persoalan ini masih ditangani di tingkat desa dan kecamatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, dinas baru dapat mengambil langkah lanjutan apabila terdapat laporan resmi disertai hasil klarifikasi di tingkat bawah. “Pemerintah daerah, kata dia, tetap mengedepankan asas kehati-hatian dan prosedur berjenjang dalam menyikapi isu yang menyangkut perangkat desa,”tambahnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Polsek Tikung Gelar Alih Tugas dan Tasyakuran Kenaikan Pangkat, Kapolsek Tekankan Kinerja dan Pelayanan Publik
Patroli Blue Light Polsek Tikung Jaga Keamanan Dini Hari di Lamongan, Balap Liar dan Kriminalitas Nihil
Kasasi MA Inkracht, LBH Pujakesuma Desak Kejatisu Segera Eksekusi Asmuni Marpaung
Polsek Brondong Sita Ratusan Botol Miras, Penegakan Perda Lamongan Diperketat
Gudang Rokok Ilegal di Bangkalan Terkuak, Negara Diduga Rugi Cukai
Polres Jombang Bongkar Kasus Kekerasan Seksual Anak
Sertijab, Ini Daftar Wakapolres dan Kapolsek Baru di Polres Lamongan
Patroli Presisi Polsek Tikung Amankan Objek Vital di Lamongan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:29 WIB

Polsek Tikung Gelar Alih Tugas dan Tasyakuran Kenaikan Pangkat, Kapolsek Tekankan Kinerja dan Pelayanan Publik

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:41 WIB

Patroli Blue Light Polsek Tikung Jaga Keamanan Dini Hari di Lamongan, Balap Liar dan Kriminalitas Nihil

Jumat, 9 Januari 2026 - 21:54 WIB

Kasasi MA Inkracht, LBH Pujakesuma Desak Kejatisu Segera Eksekusi Asmuni Marpaung

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:17 WIB

Polsek Brondong Sita Ratusan Botol Miras, Penegakan Perda Lamongan Diperketat

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:36 WIB

Gudang Rokok Ilegal di Bangkalan Terkuak, Negara Diduga Rugi Cukai

Berita Terbaru

Penyerahan simbolis bantuan Program Genting oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan di Pendopo Lokatantra Lamongan. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Ekonomi

PKK Lamongan Salurkan Program Genting untuk 189 Sasaran

Selasa, 13 Jan 2026 - 22:05 WIB