Resmi Dibuka, Stadion Surajaya Lamongan Berstandar FIFA

- Redaksi

Jumat, 9 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lamongan dan Forkopimda menghadiri soft opening Stadion Surajaya berstandar FIFA (ist)

Kapolres Lamongan dan Forkopimda menghadiri soft opening Stadion Surajaya berstandar FIFA (ist)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Momen bersejarah bagi Kabupaten Lamongan. Stadion Surajaya, kebanggaan masyarakat setempat, akhirnya diresmikan dalam seremoni soft opening yang digelar di kawasan stadion yang kini tampil dengan wajah baru berstandar FIFA, Jumat (9/5/2025) pagi.

Acara tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Lamongan, termasuk Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., Bupati Lamongan Yuhronur Efendi beserta istri, Wakil Bupati, Dandim 0812/Lamongan, Sekretaris Daerah, serta para pejabat utama Polres dan Kodim 0812. Tak ketinggalan, Manajer Persela Faris Julinar Maurisal turut hadir bersama jajaran manajemen klub.

Dalam sambutannya, Bupati Lamongan tak menyembunyikan rasa bangganya. Ia menyebut peresmian ini sebagai perwujudan mimpi kolektif masyarakat Lamongan.

“Ini bukan sekadar lapangan bola. Ini adalah mimpi dan harapan yang jadi nyata. Stadion Surajaya kini berstandar FIFA, dan siap jadi tuan rumah pertandingan nasional bahkan internasional,” kata Yuhronur.

Sebagai catatan, meski stadion sudah dinyatakan siap digunakan untuk laga resmi, Pemerintah Kabupaten Lamongan memutuskan untuk tidak menggunakannya sebagai tempat latihan demi menjaga kualitas lapangan. Sebagai gantinya, Lapangan Gajah Mada disiapkan sebagai lokasi latihan resmi.

Seremoni dimulai dengan pembacaan doa, dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh Bupati Lamongan sebagai simbol peresmian. Acara juga diwarnai dengan peninjauan fasilitas stadion oleh para tamu undangan, dan diakhiri dengan pertandingan uji coba antara tim Kodim 0812 melawan tim Pemkab Lamongan.

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto menyampaikan bahwa keberadaan stadion ini diharapkan tidak hanya menghadirkan kebanggaan, tetapi juga mampu memupuk semangat sportivitas dan kebersamaan.

“Ini bukan hanya tempat bertanding, tapi simbol persatuan dan semangat warga Lamongan untuk bangkit, baik di bidang olahraga maupun sosial. Kami siap mendukung dan mengamankan setiap kegiatan agar berlangsung aman dan tertib,” ujar AKBP Agus.

Dengan stadion baru yang memenuhi standar internasional, publik Lamongan kembali menaruh harapan besar pada Persela Lamongan. Harapannya jelas: tim kebanggaan mereka bisa segera kembali berlaga di kasta tertinggi sepak bola nasional, Liga 1.

Lebih dari itu, Stadion Surajaya kini berdiri bukan hanya sebagai rumah Persela, tapi juga sebagai monumen semangat baru masyarakat Lamongan untuk melangkah lebih jauh di pentas olahraga nasional.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru