Respon Cepat BPBD Probolinggo Tangani Dampak Puting Beliung di Pohsangit Leres

- Redaksi

Minggu, 8 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Kabupaten Probolinggo menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak angin puting beliung di Desa Pohsangit Leres, Minggu (8/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas BPBD Kabupaten Probolinggo menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak angin puting beliung di Desa Pohsangit Leres, Minggu (8/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kabupaten Probolinggo menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak angin puting beliung di Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Minggu (8/2/2026). Bantuan ini diberikan sebagai respon cepat pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan dasar korban bencana.

Bencana angin puting beliung terjadi pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB dan menerjang dua dusun, yakni Dusun Beringin dan Dusun Kukun. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga, sehingga membutuhkan penanganan darurat pascabencana.

Menindaklanjuti laporan kejadian, BPBD Kabupaten Probolinggo langsung menurunkan TRC PB untuk melakukan assessment lapangan sekaligus menyalurkan bantuan logistik. Bantuan yang diserahkan meliputi 22 box paket peralatan makan, 24 lembar terpal, 22 buah selimut, serta 22 box hygiene kit. Seluruh logistik diangkut menggunakan satu unit mobil pick up milik BPBD.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam situasi darurat. “Begitu menerima laporan kejadian, kami langsung menurunkan TRC PB BPBD untuk melakukan assessment sekaligus menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak angin puting beliung,” ujarnya.

Menurut Oemar, proses penanganan bencana dilakukan secara terkoordinasi dengan melibatkan lintas sektor. BPBD bersinergi dengan Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo, pihak kecamatan, pemerintah desa, serta unsur TNI melalui Babinsa agar bantuan tepat sasaran dan penanganan berjalan optimal.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi. “Kami mengimbau masyarakat agar waspada terhadap angin kencang dan hujan lebat, serta segera melapor jika terjadi kondisi darurat di wilayahnya,” pungkas Oemar.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru