Respon Kenaikan Harga Beras, Gubernur Khofifah Instruksikan Percepatan Distribusi SPHP

Selasa, 26 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau harga dan kualitas beras di Pasar Larangan, Sidoarjo, Senin (25/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau harga dan kualitas beras di Pasar Larangan, Sidoarjo, Senin (25/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta percepatan distribusi beras SPHP di pasar-pasar tradisional. Instruksi ini disampaikan saat ia melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Larangan, Kabupaten Sidoarjo, Senin (25/8). Sebelumnya, Khofifah juga meninjau Pasar Soponyono Surabaya.

Dalam sidak tersebut, Gubernur didampingi Bupati Sidoarjo Subandi, Kepala Disperindag Jatim Iwan, dan sejumlah pejabat terkait. Menurut Khofifah, persoalan utama bukan pada ketersediaan stok, melainkan distribusi beras SPHP yang belum optimal. Dari total alokasi 173 ribu ton untuk Jawa Timur, realisasi distribusi baru sekitar 5,73 persen.

“Stok beras di Bulog aman, namun distribusi SPHP yang tersendat memicu kenaikan harga di pasaran,” tegas Khofifah.

Ia menginstruksikan agar Bupati Sidoarjo segera berkoordinasi dengan Bulog dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) guna mempercepat penyaluran beras SPHP di wilayahnya. “Kami harapkan Bulog segera menyuplai kebutuhan dari distributor yang sudah terdaftar di aplikasi Klik SPHP,” ujarnya.

Khofifah menjelaskan, sistem distribusi SPHP kini harus melalui aplikasi Klik SPHP. Hal ini untuk memastikan penyaluran lebih terkontrol dan mencegah potensi penyalahgunaan. “Setiap distributor wajib terdaftar agar penyaluran beras SPHP tidak dioplos atau diselewengkan,” tambahnya.

Menurut Khofifah, kebutuhan beras medium lebih tinggi dibandingkan beras premium. Karena itu, ia menargetkan pada akhir Agustus 2025 pasokan beras medium SPHP bisa dimaksimalkan. “Ada regulasi yang harus diikuti, namun kami sudah membahas langsung dengan Menko Pangan, Bulog, dan Bapanas agar distribusi segera dipercepat,” jelasnya.

Khofifah juga menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir karena stok beras aman. Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus melakukan pemantauan di pasar tradisional agar harga tetap stabil. “Harapan kami, masyarakat bisa mengakses beras dengan harga yang terjangkau sesuai kemampuan mayoritas rumah tangga,” katanya.

Bupati Sidoarjo Subandi menyatakan kesiapannya menindaklanjuti arahan Gubernur. Ia menegaskan akan segera berkoordinasi dengan Bulog serta para distributor agar pasokan beras SPHP bisa masuk ke pasar.

“Besok kami akan mengundang Bulog dan para distributor untuk membahas teknis distribusi sesuai instruksi Ibu Gubernur,” ucap Subandi.

Ia menambahkan, kebutuhan beras medium di Sidoarjo cukup tinggi karena wilayahnya merupakan kawasan industri.

“Kami akan sidak ke seluruh pasar agar distribusi beras SPHP benar-benar lancar dan sesuai arahan pemerintah pusat,” imbuhnya.

Berdasarkan pantauan harga di Pasar Larangan per 25 Agustus, beras premium dijual Rp16.000/kg (HET Rp14.900), sedangkan beras medium Rp14.000/kg (HET Rp12.500). Komoditas lain relatif stabil, seperti gula pasir Rp16.500/kg, minyak goreng curah Rp19.000/kg, daging ayam Rp37.000/kg, hingga cabai rawit merah Rp28.000/kg.

Selain sidak, Gubernur Khofifah juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada pedagang, tukang becak, dan masyarakat sekitar Pasar Larangan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Berita Terbaru