Ribuan Peternak Pasuruan Topang Produksi Susu Segar untuk Industri Nasional

Minggu, 26 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KPSP Setia Kawan Nongkojajar memasok 110 ton susu segar per hari untuk industri pengolahan susu nasional. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

KPSP Setia Kawan Nongkojajar memasok 110 ton susu segar per hari untuk industri pengolahan susu nasional. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan, terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemasok susu segar bagi industri pengolahan susu nasional. Dalam sehari, koperasi yang hampir berusia 70 tahun ini mampu memproduksi 110 ton susu segar dari ribuan sapi perah milik peternak.

Produksi tersebut masih belum mampu memenuhi tingginya permintaan pasar yang mencapai 160 ton per hari. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan produktivitas dan populasi sapi perah di wilayah Kecamatan Tutur dan sekitarnya.

Ketua KPSP Setia Kawan Nongkojajar, Sulistiyanto, mengatakan produksi susu segar saat ini berasal dari sekitar 12 ribu ekor sapi perah yang dipelihara oleh 11.300 peternak. Hasil produksi tersebut dipasok ke tujuh industri pengolahan susu berskala besar di Indonesia.

Industri yang menjadi mitra KPSP Setia Kawan di antaranya PT Indolakto, Cimory Indonesia, Frisian Flag, Diamond Fair, Sari Husada, dan sejumlah perusahaan lainnya.

“Kalau dari perusahaan, semuanya menginginkan 160 ton susu segar yang diproduksi dalam satu hari,” kata Sulistiyanto saat ditemui di kantornya, Jumat (24/7/2026).

Menurutnya, peningkatan produktivitas menjadi langkah penting untuk memenuhi kebutuhan pasar. Upaya tersebut dilakukan melalui perbaikan manajemen pakan, peningkatan kualitas ternak, hingga penambahan populasi sapi perah impor yang memiliki produktivitas susu lebih tinggi.

“Mintanya 160 ton susu, makanya dengan memacu produktivitas sapi dengan pakan ternak yang baik, manajemen pakan dan penambahan jumlah populasi, mudah-mudahan kuantitasnya juga ikutan bertambah,” ujarnya.

Saat ini, KPSP Setia Kawan mengembangkan tiga unit usaha utama yang meliputi peternakan sapi perah, simpan pinjam, dan perdagangan jasa melalui minimarket. Penguatan usaha juga dilakukan dengan membuka akses pasar global melalui kemitraan dengan Arla Foods dari Denmark, perusahaan pakan ternak dari Belanda, serta perusahaan bibit sapi dari Selandia Baru.

Di sisi lain, penerapan teknologi terus dikembangkan untuk menjaga kualitas susu segar yang dihasilkan para peternak. Digitalisasi telah diterapkan pada sejumlah pos penampungan susu yang terintegrasi dengan pusat data koperasi.

“Saat ini KPSP Setia Kawan banyak didukung dan dibantu oleh berbagai stakeholder, baik itu pemerintah, swasta, hingga akademisi yang sudah berhasil melakukan digitalisasi di pos penampungan. Kami memasang alat digital yang terintegrasi di pusat dan di kantor pos penampung sementara,” pungkas Sulistiyanto.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Minggu, 1 November 2026 - 22:00

Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi

Berita Terbaru