Ribuan Santri Ikuti Pemeriksaan Mata Gratis di Ponpes Sunan Drajat Lamongan

- Redaksi

Kamis, 5 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dari National Eye Center (NEC) dan RS Mata KMU Lamongan berfoto bersama perwakilan Pondok Pesantren Sunan Drajat dalam kegiatan pemeriksaan mata gratis bertajuk

Petugas dari National Eye Center (NEC) dan RS Mata KMU Lamongan berfoto bersama perwakilan Pondok Pesantren Sunan Drajat dalam kegiatan pemeriksaan mata gratis bertajuk "Mata Sehat, Santri Hebat, Selasa (3/6/2025) di Lamongan. |Dok. Mata Santrie/Ho RadarBangsa

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mata di lingkungan pesantren, Pondok Pesantren Sunan Drajat bekerja sama dengan Asosiasi Santrie Mandiri, RS Mata KMU Lamongan, dan National Eye Center (NEC) menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Mata Sehat, Santri Hebat”, pada Selasa, (3/6/2025).

Sedikitnya 2.000 santri dan santriwati, serta para tenaga pendidik, mengikuti pemeriksaan mata gratis yang dilakukan secara menyeluruh. Selain layanan kesehatan, para peserta juga mendapat edukasi seputar pentingnya menjaga kesehatan mata serta cara mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini.

“Kami ingin memastikan para santri bisa belajar dengan nyaman, tanpa terganggu masalah penglihatan. Ini adalah wujud nyata sinergi antara dunia pesantren dan pelayanan kesehatan,” ujar Gus Jibril, Ketua Asosiasi Santrie Mandiri, di sela kegiatan.

Gus Jibril menegaskan bahwa kegiatan ini bukan yang terakhir. Pihaknya berkomitmen untuk terus mendorong program pemberdayaan di berbagai bidang, tidak hanya kesehatan, demi memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Insyaallah, kami akan terus bergerak mengembangkan berbagai program lain yang berorientasi pada kemaslahatan umat, berlandaskan prinsip khoirunnas anfa’uhum linnas. Kami juga mengajak seluruh kalangan untuk mendukung kegiatan ini demi masa depan bangsa,” imbuhnya.

Kegiatan sosial ini mendapat sambutan positif dari pihak pesantren. Koordinator bidang kesehatan Pondok Pesantren Sunan Drajat, Neng Tina, menyampaikan apresiasinya atas program tersebut.

“Kegiatan seperti ini sangat membantu dalam membangun generasi santri yang sehat, cerdas, dan produktif. Kami berharap program ini bisa terus berlanjut,” tuturnya.

Asosiasi Santrie Mandiri sendiri merupakan organisasi yang beranggotakan sejumlah pesantren dengan visi yang sama dalam bidang pemberdayaan santri, khususnya di sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Program pemeriksaan mata ini menjadi bagian dari rangkaian rutinitas kegiatan sosial yang digagas asosiasi, dengan fokus utama pada pondok pesantren dan komunitas keagamaan di wilayah Lamongan, Jawa Timur.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru