LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mata di lingkungan pesantren, Pondok Pesantren Sunan Drajat bekerja sama dengan Asosiasi Santrie Mandiri, RS Mata KMU Lamongan, dan National Eye Center (NEC) menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Mata Sehat, Santri Hebat”, pada Selasa, (3/6/2025).
Sedikitnya 2.000 santri dan santriwati, serta para tenaga pendidik, mengikuti pemeriksaan mata gratis yang dilakukan secara menyeluruh. Selain layanan kesehatan, para peserta juga mendapat edukasi seputar pentingnya menjaga kesehatan mata serta cara mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini.
“Kami ingin memastikan para santri bisa belajar dengan nyaman, tanpa terganggu masalah penglihatan. Ini adalah wujud nyata sinergi antara dunia pesantren dan pelayanan kesehatan,” ujar Gus Jibril, Ketua Asosiasi Santrie Mandiri, di sela kegiatan.
Gus Jibril menegaskan bahwa kegiatan ini bukan yang terakhir. Pihaknya berkomitmen untuk terus mendorong program pemberdayaan di berbagai bidang, tidak hanya kesehatan, demi memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Insyaallah, kami akan terus bergerak mengembangkan berbagai program lain yang berorientasi pada kemaslahatan umat, berlandaskan prinsip khoirunnas anfa’uhum linnas. Kami juga mengajak seluruh kalangan untuk mendukung kegiatan ini demi masa depan bangsa,” imbuhnya.
Kegiatan sosial ini mendapat sambutan positif dari pihak pesantren. Koordinator bidang kesehatan Pondok Pesantren Sunan Drajat, Neng Tina, menyampaikan apresiasinya atas program tersebut.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu dalam membangun generasi santri yang sehat, cerdas, dan produktif. Kami berharap program ini bisa terus berlanjut,” tuturnya.
Asosiasi Santrie Mandiri sendiri merupakan organisasi yang beranggotakan sejumlah pesantren dengan visi yang sama dalam bidang pemberdayaan santri, khususnya di sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Program pemeriksaan mata ini menjadi bagian dari rangkaian rutinitas kegiatan sosial yang digagas asosiasi, dengan fokus utama pada pondok pesantren dan komunitas keagamaan di wilayah Lamongan, Jawa Timur.
Lainnya:
- Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
- May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








