RSUD H Moh Ruslan Terima Kunjungan Pemkab Bondowoso, Paparkan Inovasi Layanan Kepariwisataan

- Redaksi

Jumat, 13 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Bondowoso, As'ad Yahya Syafi'i, S.E, menyerahkan cendera mata kepada perwakilan RSUD dr. H. Moh. Ruslan saat kunjungan studi, Rabu (11/6/2025), di Aula Utama Lantai 5 RSUD dr. H. Moh. Ruslan Kota Mataram. | Dok Ho/ RadarBangsa

Wakil Bupati Bondowoso, As'ad Yahya Syafi'i, S.E, menyerahkan cendera mata kepada perwakilan RSUD dr. H. Moh. Ruslan saat kunjungan studi, Rabu (11/6/2025), di Aula Utama Lantai 5 RSUD dr. H. Moh. Ruslan Kota Mataram. | Dok Ho/ RadarBangsa

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Komitmen dalam pengembangan layanan kesehatan yang inovatif terus ditunjukkan oleh RSUD dr. H. Moh. Ruslan Kota Mataram. Pada Rabu, (11/6/2025), rumah sakit milik Pemkot Mataram ini menerima kunjungan studi banding dari Pemerintah Kabupaten Bondowoso, yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, S.E.

Kegiatan yang berlangsung di aula utama lantai 5 RS H. Moh. Ruslan tersebut menjadi ajang tukar pengalaman dalam pengembangan layanan kesehatan berbasis kepariwisataan atau wisata medis.

Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, menyampaikan bahwa Kabupaten Bondowoso memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor wisata medis, mengingat kekayaan alam, kekhasan budaya lokal, serta semangat gotong royong masyarakat yang dimiliki.

“Kita memiliki kekayaan alam, keramahan budaya lokal, dan semangat gotong royong masyarakat yang sangat mendukung pengembangan pariwisata kesehatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pemilihan RSUD dr. H. Moh. Ruslan sebagai lokasi studi banding bukan tanpa alasan. Rumah sakit ini dinilai berhasil mengembangkan layanan rumah sakit yang berorientasi pada kepariwisataan serta pelayanan Poli Eksekutif yang kompetitif.

“RSUD dr. H. Moh. Ruslan telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa, terutama dalam penguatan layanan unggulan berbasis kepariwisataan. Ini menjadi contoh yang ingin kami pelajari untuk diterapkan di Bondowoso,” tandasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat sinergi antar daerah dalam meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya di sektor kesehatan yang berorientasi pada kenyamanan dan kebutuhan pasien.

Lainnya:

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru