Rusia Lirik Jawa Timur, Khofifah Siapkan Kerja Sama Besar di Sektor Maritim dan Kesehatan

Sabtu, 13 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima delegasi Saint Petersburg Rusia di Gedung Negara Grahadi Surabaya untuk membahas kerja sama strategis berbagai sektor. Jumat, 12 Juni 2026  (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima delegasi Saint Petersburg Rusia di Gedung Negara Grahadi Surabaya untuk membahas kerja sama strategis berbagai sektor. Jumat, 12 Juni 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur membuka peluang kerja sama strategis dengan Saint Petersburg, Federasi Rusia, dalam bidang industri perkapalan, pendidikan, riset teknologi, hingga pengembangan layanan kesehatan modern. Langkah ini mengemuka saat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Delegasi Saint Petersburg yang dipimpin Ketua Majelis Legislatif Saint Petersburg, Alexander N. Belskiy, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (12/6/2026).

Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi agenda diplomasi antardaerah, tetapi juga membuka peluang kolaborasi konkret yang dinilai dapat memperkuat daya saing Jawa Timur sebagai pusat industri, pendidikan, logistik, dan layanan kesehatan di Indonesia bagian timur.

Hadir dalam pertemuan itu Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Bambang Pramujati, jajaran perangkat daerah Pemprov Jawa Timur, serta perwakilan industri perkapalan. Keterlibatan akademisi dan dunia usaha menunjukkan komitmen bersama untuk menerjemahkan kerja sama internasional menjadi program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Gubernur Khofifah mengatakan Jawa Timur memiliki kepentingan besar untuk memperluas kerja sama global, terutama dengan wilayah yang memiliki keunggulan teknologi dan industri seperti Saint Petersburg.

“Selamat datang di Jawa Timur. Ini sebuah kehormatan bagi kami. Mudah-mudahan pertemuan ini menjadi pertemuan produktif yang bisa kita tindak lanjuti bersama,” kata Khofifah.

Menurutnya, salah satu sektor yang menjadi fokus utama adalah pengembangan industri perkapalan dan teknologi kapal cepat. Saint Petersburg dikenal sebagai salah satu pusat industri maritim dan pelabuhan terbesar di Rusia yang memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan teknologi transportasi laut.

Khofifah menilai kolaborasi tersebut sangat relevan dengan posisi strategis Jawa Timur sebagai simpul logistik nasional yang menghubungkan Indonesia bagian barat dan timur.

“Teknologi dan industri perkapalan di Saint Petersburg sangat maju. Jawa Timur menjadi penghubung Indonesia Barat dan Timur. Dari 41 jalur tol laut nasional, sebanyak 24 jalur berasal dari Jawa Timur,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan sektor perkapalan dan teknologi maritim menjadi kebutuhan penting seiring meningkatnya aktivitas logistik nasional dan perdagangan antarwilayah.

Dalam pertemuan itu, ITS Surabaya disebut akan menjadi salah satu mitra utama dalam pengembangan riset, inovasi, dan transfer teknologi. Khofifah menilai perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menciptakan sumber daya manusia unggul sekaligus menjadi pusat penelitian yang mampu menjawab tantangan industri masa depan.

“Yang memiliki kemampuan sumber daya manusia dan kemampuan research and development adalah perguruan tinggi. Karena itu sinergi dengan ITS menjadi sangat penting bagi Jawa Timur dan Indonesia,” tegasnya.

Selain sektor maritim, isu kesehatan juga menjadi perhatian khusus dalam pembahasan kerja sama tersebut. Khofifah mengungkapkan ketertarikannya terhadap pengembangan layanan kanker atau cancer center yang telah berkembang pesat di Saint Petersburg.

Menurutnya, model layanan kesehatan tersebut dapat menjadi referensi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat Jawa Timur, terutama dalam penanganan penyakit kanker yang membutuhkan fasilitas dan teknologi khusus.

“Saat ini cancer center di Saint Petersburg sangat maju. Kami ingin menjajaki kerja sama lebih khusus untuk menyiapkan pengembangan cancer center di Jawa Timur,” katanya.

Rencana tersebut dinilai strategis mengingat Jawa Timur memiliki sejumlah rumah sakit besar milik pemerintah provinsi yang terus dikembangkan untuk menjadi pusat layanan kesehatan rujukan regional.

Di sisi lain, Ketua Majelis Legislatif Saint Petersburg Alexander N. Belskiy menyambut positif peluang kerja sama yang ditawarkan Jawa Timur. Ia menilai hubungan Indonesia dan Federasi Rusia memiliki prospek besar untuk diperluas hingga tingkat daerah.

“Kami memberikan perhatian khusus terhadap peluang kemitraan strategis antara Saint Petersburg dan Jawa Timur, baik di bidang industri perkapalan maupun kesehatan,” ujar Alexander.

Ia meyakini kolaborasi tersebut dapat menghasilkan kerja sama yang produktif, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi kedua wilayah.

Pemprov Jawa Timur memastikan hasil pertemuan tersebut akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Dalam Negeri, guna memastikan seluruh proses kerja sama berjalan sesuai regulasi.

Khofifah berharap hubungan antara Jawa Timur dan Saint Petersburg tidak berhenti pada pertemuan seremonial, melainkan berkembang menjadi kemitraan strategis yang mampu menghadirkan inovasi, investasi, serta peningkatan kualitas layanan publik.

“Kolaborasi adalah kunci, sinergi adalah energi, dan persahabatan adalah jembatan menuju kemajuan bersama. Kami berharap kerja sama ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Timur maupun Saint Petersburg,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Berita Terbaru