Satpolairud Polres Lamongan Evakuasi ABK Asal Tuban yang Meninggal di Laut

Kamis, 30 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Satpolairud Polres Lamongan saat mengevakuasi korban ABK asal Tuban yang meninggal dunia di atas kapal KMN NA. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Personel Satpolairud Polres Lamongan saat mengevakuasi korban ABK asal Tuban yang meninggal dunia di atas kapal KMN NA. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Seorang anak buah kapal (ABK) asal Kabupaten Tuban meninggal dunia saat sedang melaut di atas kapal KMN NA, Rabu (29/10/2025). Jenazah korban berhasil dievakuasi oleh Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Lamongan setelah kapal bersandar di Pelabuhan ASDP Paciran.

Korban diketahui berinisial SW (40), warga Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, membenarkan peristiwa tersebut dan menjelaskan bahwa korban meninggal dunia ketika kapal sedang beroperasi di sekitar perairan Pulau Bawean, Kabupaten Gresik.

“Kapal KMN NA berangkat dari Pelabuhan Bajomulyo, Juwana, Kabupaten Pati, pada 8 Agustus lalu dengan membawa 42 ABK. Saat melaut di sekitar Pulau Bawean, salah satu kru kapal, yaitu korban SW, mengalami kejang-kejang hingga akhirnya meninggal dunia,” ujar Hamzaid, Kamis (30/10/2025).

Berdasarkan keterangan awak kapal, kejadian bermula pada Rabu pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Usai bekerja, korban diketahui sempat mandi dan makan pagi. Sekitar pukul 08.00 WIB, korban beristirahat di ruang ABK. Namun tidak lama berselang, sekitar pukul 09.00 WIB, korban tiba-tiba mengalami kejang-kejang.

“Salah satu ABK sempat memberikan pertolongan pertama dengan mengoleskan minyak kayu putih dan mengompres kaki korban menggunakan air hangat. Tapi upaya itu tidak berhasil. Sekitar pukul 09.30 WIB, korban dinyatakan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan,” terang Hamzaid.

Melihat kondisi korban, nahkoda kapal segera mengambil keputusan untuk mencari pelabuhan terdekat agar proses evakuasi bisa dilakukan secepatnya. Kapal kemudian diarahkan menuju Pelabuhan ASDP Paciran, Kabupaten Lamongan.

“Pada Kamis pagi sekitar pukul 06.30 WIB, kapal tiba di Pelabuhan ASDP Paciran. Petugas Satpolairud Polres Lamongan langsung mengevakuasi korban dan membawa jenazah ke RSUD dr. Suyudi Paciran untuk dilakukan visum luar,” tambahnya.

Setelah pemeriksaan medis selesai, jenazah SW kemudian diserahkan kepada pihak keluarga di Tuban untuk dimakamkan di kampung halamannya.

Hamzaid menyampaikan rasa belasungkawa atas meninggalnya korban dan mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan serta keselamatan kerja bagi para nelayan dan ABK yang bekerja di laut.

“Polres Lamongan melalui Satpolairud akan selalu sigap memberikan pelayanan cepat di wilayah perairan. Kami turut berduka cita atas meninggalnya almarhum SW. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucapnya.

Kasus meninggalnya ABK di laut ini menjadi pengingat pentingnya kesiapan fisik dan keselamatan kerja bagi seluruh awak kapal. Polres Lamongan juga mengimbau agar kapal-kapal perikanan memastikan ketersediaan peralatan medis darurat dan melaporkan setiap kondisi darurat ke otoritas perairan terdekat.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru