Sekolah Inklusi di Gresik Terhambat Anggaran, Anggota DPD RI Lia Istifhama : Perlunya Perhatian Khusus

Rabu, 19 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Ning Lia meninjau implementasi pendidikan inklusi di SDN 13 Gresik. (Foto Dok. RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI Ning Lia meninjau implementasi pendidikan inklusi di SDN 13 Gresik. (Foto Dok. RadarBangsa.co.id)

GRESIK, RadarBangsa.co.id – Pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) di Gresik menghadapi kendala serius akibat keterbatasan anggaran. Anggota DPD RI Dr. Lia Istifhama menegaskan perlunya perhatian khusus pemerintah untuk mengatasi problem sosial ini.

Kunjungan kerja Ning Lia ke SDN 13 Gresik menyoroti kenyataan bahwa sekolah inklusi hanya mampu menerima lima siswa baru ABK tiap tahun. Menurut Lia, hal ini disebabkan oleh perbedaan skema pendanaan antara Sekolah Luar Biasa (SLB) dan sekolah inklusi. “Sekolah inklusi menjalankan dua model pendidikan sekaligus, reguler dan khusus, tapi pendanaan tidak seimbang. Ini menjadi hambatan nyata bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” kata Lia.

Selain keterbatasan anggaran, posisi sekolah inklusi yang masih berbasis kewilayahan juga menyulitkan akses. Banyak orang tua harus menempuh jarak jauh, bahkan hingga 15 kilometer, menimbulkan risiko keselamatan tinggi bagi anak-anak. “Pendidikan inklusi harus merata. Negara harus hadir untuk memastikan semua anak mendapat haknya,” ujarnya.

Lia menekankan perlunya penguatan BOS bagi sekolah inklusi, pengembangan sekolah berbasis kecamatan, dan pemerataan akses. “Sekolah inklusi telah bekerja luar biasa untuk anak-anak ABK. Negara perlu hadir lebih kuat agar hak pendidikan mereka terpenuhi,” tambahnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian
Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim
Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan
Program SIKAP Jatim Raih Penghargaan Nasional, 1.548 Sekolah Jadi Penggerak Ketahanan Pangan
TKA SMKN 8 Malang Diikuti 391 Murid, Khofifah Turun Langsung
Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba Lewat POLIDIK

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08

Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:22

SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:54

Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan

Berita Terbaru