Sembako Murah Ludes di Pasuruan

Kamis, 25 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga memadati Pasar Murah di Kecamatan Nguling untuk membeli sembako dengan harga di bawah pasar. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Warga memadati Pasar Murah di Kecamatan Nguling untuk membeli sembako dengan harga di bawah pasar. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Program Pasar Murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat. Selama dua hari berturut-turut, halaman Kantor Kecamatan Purwosari dan Kecamatan Nguling dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok dengan harga jauh di bawah pasaran.

Pantauan Rabu (24/12/2025) pagi di Kecamatan Nguling, ratusan warga tampak rela antre sejak awal kegiatan demi mendapatkan sembako bersubsidi. Lonjakan pengunjung terjadi seiring tingginya selisih harga antara Pasar Murah dan harga di pasar tradisional.

Salah satunya dirasakan Tuminah (51), warga Desa Penunggul. Ia mengaku sengaja datang lebih awal untuk membeli telur ayam ras yang dijual seharga Rp24.500 per kilogram. Harga tersebut terpaut cukup jauh dibandingkan harga pasar yang kini menyentuh Rp30 ribu hingga Rp31 ribu per kilogram.

Tidak hanya telur, komoditas bawang merah juga menjadi incaran. Dalam kemasan seperempat kilogram, bawang merah dibanderol Rp7 ribu atau setara Rp28 ribu per kilogram. Padahal, di pasar umum harga bawang merah saat ini berkisar Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram. “Murah sekali di sini. Selisihnya jauh dibanding harga pasar, sangat membantu,” ujar Tuminah.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan, Mita Kristiani, membenarkan bahwa harga murah tersebut dimungkinkan karena adanya subsidi. Menurutnya, Bank Indonesia berperan besar dalam menekan harga komoditas yang dijual kepada masyarakat.

“Seluruh harga di Pasar Murah ini mendapatkan subsidi dari Bank Indonesia, dengan dukungan Bulog, PT Sinergi Gula Nusantara, PT Rajawali Nusindo, PT Indofood Sukses Makmur, serta sejumlah OPD terkait,” jelas Mita.

Ia merinci, terdapat delapan komoditas utama yang disediakan, mulai beras SPHP, gula, minyak goreng, telur, bawang merah dan putih, kecap, hingga tepung terigu. Hampir seluruh stok habis terjual dalam waktu singkat.

Mita menegaskan, Pasar Murah merupakan upaya konkret pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi jelang akhir tahun. “Kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh warga,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru