Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Gus Kikin, Penataan SDM Jadi Prioritas PBNU 2026–2031

Rabu, 2 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Hj. Lia Istifhama, M.E.I., (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Hj. Lia Istifhama, M.E.I., (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Penataan sumber daya manusia (SDM) dan organisasi dinilai menjadi pekerjaan penting bagi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di bawah kepemimpinan KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin untuk periode 2026–2031.

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Hj. Lia Istifhama, M.E.I., mengapresiasi langkah Gus Kikin yang menempatkan penguatan internal organisasi sebagai salah satu prioritas setelah terpilih memimpin PBNU.

Menurut Lia, organisasi sebesar Nahdlatul Ulama membutuhkan fondasi internal yang kuat agar berbagai program dapat dijalankan secara efektif dan manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.

“Penataan sumber daya manusia menjadi fondasi yang sangat penting. Organisasi sebesar NU tentu membutuhkan SDM yang kuat, memiliki kapasitas, integritas, dan mampu bekerja bersama untuk menjalankan khidmat organisasi,” kata Lia yang akrab disapa Ning Lia, Selasa (1/9).

Ia menilai keberhasilan organisasi tidak hanya bergantung pada besarnya program yang dirancang. Kesiapan SDM yang menjalankan program serta tata kelola organisasi juga menjadi faktor penting agar agenda yang telah ditetapkan dapat berjalan secara optimal.

Karena itu, konsolidasi internal diperlukan agar seluruh unsur organisasi dapat bergerak secara selaras. Penataan tersebut diharapkan mampu membantu PBNU menerjemahkan agenda organisasi menjadi program yang menyentuh kebutuhan warga Nahdliyin dan masyarakat secara luas.

“Ketika organisasinya tertata dan SDM-nya semakin kuat, saya kira pelaksanaan program juga akan semakin efektif. Yang paling penting, manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh umat dan masyarakat,” ujar Ning Lia.

Setelah penguatan organisasi dan SDM, Lia berharap kepemimpinan PBNU periode 2026–2031 dapat mengoptimalkan sejumlah bidang strategis yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat, terutama ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Menurut dia, NU memiliki modal sosial yang besar untuk mengembangkan ketiga sektor tersebut. Jaringan pesantren, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, hingga basis warga yang tersebar di berbagai daerah menjadi kekuatan yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas kontribusi sosial.

Di sektor ekonomi, misalnya, jaringan NU hingga tingkat akar rumput dinilai memiliki potensi untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan usaha berbasis komunitas, sekaligus meningkatkan kapasitas warga.

“NU memiliki kekuatan yang luar biasa karena dekat dengan masyarakat. Potensi ini tentu dapat terus dikembangkan agar pemberdayaan ekonomi juga semakin kuat dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga,” tutur Lia.

Sementara di bidang pendidikan, Ning Lia melihat jaringan pesantren dan lembaga pendidikan NU memiliki posisi strategis dalam membangun kualitas generasi mendatang.

Ia menekankan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, nilai keagamaan, dan kepedulian sosial.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kita ingin generasi muda memiliki ilmu dan kompetensi yang baik, tetapi pada saat yang sama tetap mempunyai karakter, kepedulian, serta nilai-nilai yang kuat,” katanya.

Perhatian terhadap kesehatan juga dinilai penting. Menurut Lia, penguatan pelayanan dan literasi kesehatan dapat menjadi bagian dari kontribusi sosial NU, terutama karena jaringan organisasi tersebut bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

“Kesehatan menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan harus terus diperkuat, baik melalui edukasi, pencegahan maupun berbagai bentuk pelayanan sosial yang dapat dijangkau masyarakat,” ujar Lia.

Lia berharap kepemimpinan Gus Kikin dapat membawa PBNU semakin solid secara kelembagaan sekaligus mampu merespons berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat selama periode 2026–2031.

Baginya, penataan organisasi tidak seharusnya berhenti pada agenda administratif. Konsolidasi internal justru perlu menjadi pijakan agar berbagai program NU dapat dijalankan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata.

“Yang kita harapkan tentu PBNU semakin solid, semakin kuat dalam khidmat, dan program-programnya semakin dirasakan masyarakat. Penataan internal adalah fondasi, sedangkan tujuan besarnya tetap bagaimana organisasi memberikan kemaslahatan seluas-luasnya,” pungkas Lia.

Dengan jaringan organisasi hingga akar rumput dan basis sosial yang luas, PBNU memiliki ruang untuk memperkuat kontribusinya di tengah masyarakat. Bagi Lia, penguatan SDM dan organisasi menjadi langkah awal untuk memastikan agenda di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan umat dapat berjalan lebih optimal.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Partisipasi Pemilih Jatim Naik, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong Peran Gen Z
Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi KPU Jatim, Partisipasi Pemilih Naik
Anggota DPD RI Lia Istifhama Kenalkan Filosofi PEREMPUAN, Ajak Fatayat NU Berani Berpolitik
Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Tekankan Politik Ekologis, GAS Pemuda Perluas Gerakan Lingkungan
Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Sinergi Khofifah dan Polda Jatim Jaga Iklim Investasi
Senator Cantik Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Raih Penghargaan Politisi Humanis Indonesia
Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI : Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan
Anggota DPD RI Lia Istifhama Bicara Kepemimpinan Khofifah dan Emil

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 03:34

Partisipasi Pemilih Jatim Naik, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong Peran Gen Z

Jumat, 30 Oktober 2026 - 03:25

Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi KPU Jatim, Partisipasi Pemilih Naik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:28

Anggota DPD RI Lia Istifhama Kenalkan Filosofi PEREMPUAN, Ajak Fatayat NU Berani Berpolitik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:17

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Tekankan Politik Ekologis, GAS Pemuda Perluas Gerakan Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:35

Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Sinergi Khofifah dan Polda Jatim Jaga Iklim Investasi

Berita Terbaru