Senator Jatim Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong Cabor Baru Mandiri dan Strategis agar Mampu Bersaing

Sabtu, 24 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Senator DPD RI Lia Istifhama saat dialog bersama Dispora Jawa Timur di Surabaya, Kamis (22/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Senator DPD RI Lia Istifhama saat dialog bersama Dispora Jawa Timur di Surabaya, Kamis (22/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mendorong cabang olahraga (cabor) baru di Jawa Timur agar dikelola lebih strategis dan mandiri supaya mampu bersaing dengan cabor-cabor mapan di bawah naungan KONI. Dorongan itu disampaikan di tengah tuntutan efisiensi anggaran dan perubahan ekosistem olahraga nasional yang menuntut adaptasi organisasi.

Hal tersebut disampaikan Lia Istifhama saat kunjungan kerja dan dialog bersama pemangku kepentingan olahraga di Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur, Kamis (22/1/2026). Dalam forum itu, ia menilai menjamurnya cabor baru merupakan peluang sekaligus tantangan bagi pembinaan prestasi daerah.

Efisiensi jangan dipandang sebagai hambatan. Justru dari efisiensi kita bisa mendorong efektivitas. Semua kembali pada bagaimana cabor menyusun strategi,” ujar senator yang akrab disapa Ning Lia.

Menurut Lia, setiap cabor—termasuk yang tumbuh dari komunitas masyarakat—memiliki peluang yang sama untuk berkembang dan berprestasi, terlebih bagi cabor yang telah memiliki federasi internasional. Namun, kesiapan organisasi, manajemen, dan kemampuan membangun citra publik menjadi prasyarat penting.

Ia menekankan pentingnya penguatan branding, konsistensi pengelolaan, serta pemanfaatan media sosial agar cabor baru diminati dan mendapat dukungan luas. “Cabor baru boleh bermunculan, dan itu membanggakan. Tapi harus diiringi strategi matang. Branding dan penguatan organisasi menjadi kunci,” tegasnya.

Lia juga mendorong pengurus cabor agar tidak sepenuhnya bergantung pada dukungan pemerintah. Kemandirian, kata dia, menjadi faktor pembeda antara cabor yang cepat berkembang dan yang tertinggal. “Kalau ingin sejajar dengan cabor besar, pengurusnya harus berdaya dan proaktif,” tambahnya.

Dalam konteks kebijakan, Lia menyoroti pentingnya sinkronisasi regulasi pusat dan daerah terkait olahraga prestasi dan olahraga masyarakat. Harmonisasi lintas kementerian dan pemerintah daerah dinilai krusial agar pembinaan berjalan efektif dan berkelanjutan, meski di tengah keterbatasan anggaran.

Sementara itu, Kepala Dispora Provinsi Jawa Timur, M. Hadi Wawan Guntoro, menyampaikan bahwa jumlah cabor di Jawa Timur kini telah melampaui 70 cabang, termasuk olahraga baru yang tumbuh dari inisiatif masyarakat. “Prinsip kami, semua inisiatif masyarakat kami sambut. Dispora adalah rumah bersama bagi pemuda dan olahraga,” ujarnya.

Hadi menegaskan tujuan utama olahraga adalah membangun masyarakat yang sehat. Dari basis tersebut, minat dan bakat akan tumbuh hingga melahirkan prestasi. “Harapannya, Jawa Timur tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga mampu berprestasi di tingkat nasional dan internasional,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru