Serap Aspirasi KPI Gresik, Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong Trans Jatim Lebih Inklusif

Kamis, 25 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama menyerap aspirasi Koalisi Perempuan Indonesia Cabang Gresik terkait layanan Trans Jatim agar lebih inklusif dan berkeadilan. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Anggota DPD RI Lia Istifhama menyerap aspirasi Koalisi Perempuan Indonesia Cabang Gresik terkait layanan Trans Jatim agar lebih inklusif dan berkeadilan. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

GRESIK, RadarBangsa.co.id – Kehadiran layanan transportasi publik Trans Jatim di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Timur terus menunjukkan dampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat. Program andalan Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut dinilai berhasil memperluas konektivitas antardaerah, khususnya Gresik dan Lamongan, sekaligus menghadirkan moda transportasi yang terjangkau bagi masyarakat pekerja, pelajar, hingga kelompok rentan.

Meski demikian, peningkatan kualitas layanan dinilai tetap menjadi kebutuhan mendesak, seiring tingginya animo masyarakat terhadap Trans Jatim, terutama di Koridor 4 rute Terminal Bunder Gresik–Terminal Paciran Lamongan. Aspirasi tersebut mengemuka dalam kegiatan reses Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Cabang Gresik bersama Anggota DPD RI, Dr. Lia Istifhama, M.E.I., yang berlangsung di Surabaya.

Dalam dialog tersebut, perwakilan KPI Gresik menyampaikan sejumlah catatan terkait kenyamanan, keamanan, dan keberpihakan layanan Trans Jatim terhadap perempuan, anak-anak, lansia, serta penyandang disabilitas. Mereka menilai, lonjakan jumlah penumpang perlu diimbangi dengan penambahan armada dan penguatan standar pelayanan agar manfaat Trans Jatim dapat dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat.

Anggota DPD RI Lia Istifhama mengakui Trans Jatim merupakan terobosan strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Menurutnya, keberadaan Trans Jatim telah memberi kontribusi nyata dalam menekan biaya transportasi sekaligus meningkatkan aksesibilitas wilayah pesisir utara Jawa Timur.

“Trans Jatim adalah bukti kehadiran negara dalam menyediakan transportasi publik yang terjangkau dan inklusif. Capaian ini patut diapresiasi. Namun, seiring meningkatnya pengguna, layanan ini perlu terus disempurnakan agar semakin ramah bagi perempuan, anak, lansia, dan penyandang disabilitas,” ujar Ning Lia.

Ia juga mengapresiasi KPI Gresik yang secara aktif menyuarakan aspirasi masyarakat. Menurutnya, masukan tersebut penting sebagai bahan evaluasi kebijakan, agar Trans Jatim tidak hanya unggul dari sisi tarif, tetapi juga dari aspek kenyamanan dan keselamatan.

Ketua KPI Gresik, Duta Bintang, menyebut Trans Jatim telah membuka akses mobilitas baru bagi masyarakat Gresik dan Lamongan, khususnya bagi perempuan yang bergantung pada transportasi umum. Namun, ia menekankan perlunya evaluasi berkelanjutan, mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 27 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Massal.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas hadirnya Trans Jatim. Harapan kami, ke depan layanan ini semakin responsif terhadap kebutuhan kelompok rentan. Bahkan jika tarif perlu disesuaikan atau pembayaran rute lanjutan dipisah, itu tidak menjadi masalah, asalkan penumpang, khususnya ibu dan anak, bisa duduk nyaman dan aman,” kata Duta.

Menutup pertemuan tersebut, Ning Lia menegaskan komitmennya untuk membawa aspirasi KPI Gresik ke tingkat nasional. “Sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan wakil daerah harus terus diperkuat. Trans Jatim harus berkembang menjadi sistem transportasi publik yang aman, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh warga Jawa Timur,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru