Libur Nataru, Senator asal Jawa Timur Anggota DPD RI Lia Istifhama Soroti Pesona Pantai Lamongan

Kamis, 25 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Senator DPD RI Lia Istifhama menikmati suasana senja di salah satu kawasan Pantai Lamongan yang dinilai cocok sebagai destinasi liburan Nataru. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Senator DPD RI Lia Istifhama menikmati suasana senja di salah satu kawasan Pantai Lamongan yang dinilai cocok sebagai destinasi liburan Nataru. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Di tengah meningkatnya arus perjalanan masyarakat pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kabupaten Lamongan menghadirkan alternatif wisata yang lebih sunyi dan reflektif. Kawasan pesisir di utara Jawa Timur ini menawarkan pengalaman berlibur yang tidak semata mengejar keramaian, melainkan ruang untuk berhenti sejenak, memandang laut, dan merawat kedekatan dengan alam.

Pantai-pantai Lamongan selama ini dikenal dengan karakter yang bersahaja. Tidak dipenuhi bangunan masif atau hiruk pikuk wisata massal, kawasan ini justru mempertahankan wajah pesisir yang alami. Inilah yang menarik perhatian Anggota DPD RI, Lia Istifhama, saat mengunjungi sejumlah titik pantai di Lamongan menjelang libur akhir tahun.

Senator yang akrab disapa Ning Lia tersebut menilai Lamongan memiliki kekuatan wisata bahari yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Di tengah tekanan aktivitas dan rutinitas, wisata alam yang tenang menjadi pilihan yang semakin dicari.

“Libur Nataru adalah momen yang tepat untuk kembali ke alam, mengendapkan pikiran, sekaligus mensyukuri karunia yang ada di sekitar kita,” ujar Lia Istifhama, Rabu (24/12).

Ia menyebut kawasan pantai di Kecamatan Paciran, termasuk wilayah Banjarwati, sebagai contoh lanskap pesisir yang masih terjaga. Salah satu lokasi yang dikenal publik dengan julukan Pantai Maldives-nya Lamongan, menurutnya, menyuguhkan pengalaman visual yang khas sekaligus jujur tentang kehidupan masyarakat pesisir.

Di kawasan ini, kapal-kapal nelayan yang bersandar bukan sekadar latar foto, melainkan penanda denyut ekonomi lokal. Aktivitas wisata, kata Lia, seharusnya tidak memisahkan keindahan alam dari realitas sosial masyarakat yang hidup di sekitarnya.

“Wisata yang baik adalah yang memberi manfaat bagi warga lokal, tanpa menghilangkan identitas dan kearifan setempat,” ujarnya.

Deretan gubuk bambu yang berdiri di sepanjang bibir pantai turut memperkuat karakter tersebut. Struktur sederhana itu menjadi ruang pertemuan antara pengunjung dan alam—tempat duduk, berbincang, atau sekadar memandang laut tanpa sekat. Kesederhanaan inilah yang justru menghadirkan kesan mendalam.

Namun, pesona Pantai Lamongan mencapai puncaknya saat sore hari. Ketika matahari perlahan turun, cahaya senja membingkai laut, perahu nelayan, dan gubuk bambu dalam satu lanskap yang hening. Tidak sedikit pengunjung memilih diam, membiarkan waktu berjalan pelan.

Bagi Lia Istifhama, momen senja itu bukan hanya tentang estetika visual, tetapi juga tentang menemukan kembali ketenangan yang sering hilang dalam kehidupan sehari-hari.

“Keindahan tidak selalu berada jauh. Terkadang, ia hadir dekat dengan kita, menunggu untuk disadari dan dirawat bersama,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru