Sikapi Keluhan Warga Pasar, Kepala Diskoprindag Lumajang Lakukan Cek Lokasi di Pasar Yosowilangun

- Redaksi

Kamis, 6 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Diskoperindag Kabupaten Lumajang, Muhammad Ridha, ketika melakukan cek lokasi di pasar Yosowilangun, Kamis (6/7). (Dok Riyaman/RadarBangsa.co.id).

Kepala Diskoperindag Kabupaten Lumajang, Muhammad Ridha, ketika melakukan cek lokasi di pasar Yosowilangun, Kamis (6/7). (Dok Riyaman/RadarBangsa.co.id).

LUMAJANG, RadarBangsa.co.id – Menyikapi keluhan warga pasar, terkait pasar Yosowilangun yang selalu banjir di saat musim hujan, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Lumajang, Muhammad Ridha, terjun langsung ke lokasi pasar Yosowilangun, Kamis (6/7/2023) siang.

Menurut Muhammad Ridha, pihaknya berupaya untuk mengatasi permasalahan yang ada di pasar Yosowilangun. “Selama ini rupanya tidak pernah tertangani masalah drainasenya. Jadi warga pasar mengeluh, karena ketika hujan turun, airnya meluap, karena drainasenya tersumbat,” kata Muhammad Ridha, ketika dikonfirmasi Radarbangsa.co.id di sela kesibukan nya, di lokasi pasar Yosowilangun.

Dikatakannya, bahwa tidak ada alasan bagi pihaknya untuk menangani permasalahan warga pasar hingga tahun depan. “Permasalahan yang orgen yang bisa kami tangani tetap kita tangani terlebih dahulu. Kita wajib menyelesaikan persoalan persoalan yang terjadi pada warga pasar,” tegasnya kemudian.

Dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di pasar Yosowilangun, pihaknya tetap akan mengajak partisipasi warga pasar, serta warga desa sekitar.

“Kita ingin kembalikan lagi kepada semangat gotong royong. Saya sendiri kepala dinas juga akan hadir disini, di hari Sabtu besuk, beserta tim dari dinas dan tim pasar. Kita akan bersama sama warga”, katanya.

Disampaikannya, terkait penataan pasar kedepannya, pihaknya akan menata tahap demi tahap. Menata pasar itu benar-benar, walaupun tidak segera jadi ideal. Kita tidak mungkin ubah pasar dalam waktu singkat. “Pelan tapi pasti”, ujarnya.

Kalau untuk pembiayaan pembenahan pasar, terang Ridha, tidak melalui swadaya, untuk tahap tahun depan pihaknya sudah mencoba mengusulkan dalam perencanaan, seluruh pasar akan ada biaya pemeliharaan, kemudian ada anggaran rehab walaupun tidak banyak. Tapi paling tidak, lanjutnya, nanti anggaran rehab, khususnya yang tidak mungkin ditangani dengan pemeliharaan, maka memakai anggaran rehab.

Tapi sepesifik masalah masalah yang menyangkut transaksi jual beli, yang dibutuhkan rakyat seperti hari ini saya datang. “Saya datang kesini mendengarkan permasalahan rakyat. Rakyat ini butuh apa, jadi saya bangun sesuai apa yang dibutuhkan rakyat. Jadi persoalan nya yang saya selesaikan”, paparnya.

Pihaknya berharap kepada warga pasar agar turut membersihkan sampah yang menyumbat di di selokan yang ada di depan tempat mereka berjualan. “Semua ikut bertanggung jawab. Tidak mungkin dinas saja”, jelasnya.

Ditempat yang sama, Waker pasar Yosowilangun, Rosidi, sangat berterimakasih kepada kepala Disperindag Kabupaten Lumajang yang telah merespon keluhan warga pasar.

Dikatannya, kalau sebelumnya sudah pernah di sampaikan kepada koordinator pasar pasar sebelumnya, tapi tidak pernah ada tindakan. “Sekarang ini kami sudah sangat lega, bahkan ini yang datang langsung kepala dinasnya sendiri”, paparnya.

Dikatakannya, untuk penyumbatan yang terjadi pada drainase di saat hujan, menjadi permasalahan yang sangat penting untuk segera di selesaikan. “Ya, Sebenarnya sudah banyak yang melaporkan terkait adanya banjir di pasar Yosowilangun ini. Tapi baru kali ini yang ditanggapi. Semoga kedepannya tidak lagi terjadi penyumbatan, agar para warga pasar dan pengunjung bisa nyaman dalam melakukan jual beli”, ungkapnya.

Lainnya:

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru