Sirkuit BMX Muncar Banyuwangi Cetak Juara Asia dan Olimpiade

Selasa, 18 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sirkuit BMX Supercross Muncar Banyuwangi menjadi pusat lahirnya atlet berprestasi internasional. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Sirkuit BMX Supercross Muncar Banyuwangi menjadi pusat lahirnya atlet berprestasi internasional. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Sirkuit BMX Supercross Muncar kembali menegaskan diri sebagai pusat pembinaan atlet balap sepeda BMX paling berpengaruh di Indonesia. Sejak berdiri pada 2015, sirkuit yang kini berstandar olimpiade tersebut terus melahirkan pesepeda nasional dengan prestasi internasional, mulai dari medali Asian Games, SEA Games, hingga tiket Olimpiade.

Peran penting Muncar kembali mencuat pada penyelenggaraan Banyuwangi BMX Supercross 2025 yang berlangsung pada 15–16 November 2025. Di hari penutupan, Pelatih Kepala Timnas Balap Sepeda Indonesia, Dadang Haries Poernomo, menegaskan bahwa sejak 2015 Muncar menjadi titik balik perkembangan olahraga BMX Indonesia.

“Kami membawa training camp nasional ke Banyuwangi tahun 2015 saat sirkuit masih sederhana. Dari sini Toni menjadi atlet BMX Indonesia pertama yang lolos ke Olimpiade Brasil,” ujar Dadang, Minggu (16/11/2025). Ia menyebut capaian Toni Syarifudin sebagai tonggak sejarah yang membuka jalan bagi atlet-atlet berikutnya.

Setelah Toni, muncul sederet nama besar lainnya. Elga Kharisma, yang mendapat julukan Ratu BMX Asia, menjadikan Muncar sebagai tempat latihan utama sebelum meraih tiga medali emas SEA Games pada 2011, 2017, dan 2019. Kemudian disusul Amellya Nur Sifa, peraih medali emas Asian Games 2022 di China, yang disebut Dadang sebagai puncak prestasi BMX Indonesia.

Para atlet itu pun mengakui peran besar Sirkuit Muncar dalam perjalanan mereka. Toni menilai sirkuit tersebut menjadi fasilitas penting yang dulu tidak dimiliki Indonesia. “Trek ini sangat penting, terutama bagi atlet muda. Dulu kami tidak punya fasilitas seperti ini sehingga kaget saat bertanding di luar negeri,” tuturnya.

Elga Kharisma memiliki pandangan serupa. Ia menceritakan bahwa sebelum hadirnya Muncar, atlet harus berlatih di luar negeri untuk merasakan trek supercross. “Dulu saya pernah sekolah di Switzerland empat tahun. Kita harus ke sana supaya terbiasa dengan trek supercross. Sejak 2015, kita tidak perlu ke luar negeri lagi. Trek Banyuwangi ini sangat bagus untuk generasi berikutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Amellya Nur Sifa menyebut keberadaan sirkuit nasional seperti Muncar membuat atlet Indonesia lebih siap bersaing di kompetisi internasional. “Tinggal membiasakan dengan trek,” katanya. Dalam ajang Banyuwangi BMX Supercross 2025, Amellya keluar sebagai juara women elite dalam dua putaran yang digelar.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan Sirkuit Muncar telah di-upgrade menjadi sirkuit berstandar olimpiade dengan dukungan Kementerian PUPR dan PB ISSI. Selain memenuhi standar internasional, trek Muncar kini menjadi salah satu yang terpanjang di dunia. Ia menyebut sirkuit tersebut kini menjadi kawah candradimuka bagi bibit-bibit unggul BMX nasional.

“Kehadiran sirkuit ini juga membuka peluang bagi Banyuwangi untuk menjadi tuan rumah kejuaraan BMX kelas dunia di masa depan,” ujar Ipuk.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Berita Terbaru