Siswa SMP di Jember Dibekali Lawan Money Politics Jelang Pemilu

Selasa, 19 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SMP di Jember mengikuti sosialisasi Generasi Sadar Politik yang digelar Bakesbangpol Jember, Selasa, 19 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Siswa SMP di Jember mengikuti sosialisasi Generasi Sadar Politik yang digelar Bakesbangpol Jember, Selasa, 19 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Kekhawatiran terhadap maraknya politik uang dan rendahnya literasi demokrasi di kalangan generasi muda mulai mendapat perhatian serius di Kabupaten Jember.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jember mengambil langkah pencegahan lebih awal dengan menyasar pelajar SMP melalui sosialisasi bertajuk “Generasi Muda dan Partisipasi dalam Pembangunan Bangsa (Masa Depan Demokrasi Ada di Tanganmu)”.

Kegiatan yang dimulai Selasa (19/5/2026) itu diikuti perwakilan siswa kelas 8 dari SMP Negeri 1, 2, 3, dan 5 Jember. Mereka diproyeksikan menjadi pemilih pemula pada Pemilu 2029 hingga 2031.

Bakesbangpol menghadirkan narasumber dari TP3D dan Komisi A DPRD Jember untuk memberikan pemahaman dasar tentang demokrasi, partisipasi politik, hingga bahaya praktik politik uang.

Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Bakesbangpol Jember, Dwi Handarisasi, S.Psi., M.Si., menegaskan pendidikan politik harus dimulai sejak dini agar generasi muda tidak tumbuh dengan budaya transaksional dalam demokrasi.

“Anak-anak ini diproyeksikan menjadi calon pemilih pemula pada Pemilu 2029 atau 2031 mendatang. Kami ingin mereka memahami bahwa memilih pemimpin tidak boleh karena uang atau pemberian tertentu,” ujarnya.

Menurut Dwi, pendidikan demokrasi sebenarnya sudah dekat dengan kehidupan pelajar, seperti pemilihan ketua kelas maupun pengurus OSIS. Dari proses sederhana itu, siswa mulai diajarkan memilih berdasarkan kapasitas dan tanggung jawab, bukan karena tekanan atau iming-iming.

“Contoh paling dekat itu pemilihan ketua kelas dan OSIS. Mereka belajar memilih tanpa intervensi dan tanpa diberi apa-apa. Nilai itulah yang ingin kami tanamkan sampai mereka dewasa nanti,” katanya.

Ia berharap pola pikir tersebut mampu membentuk generasi baru yang berani tampil lewat kualitas, bukan lewat praktik politik uang yang selama ini masih menjadi sorotan dalam demokrasi Indonesia.

“Kalau suatu saat mereka menjadi wakil rakyat, mereka tidak perlu menggunakan money politics, tetapi menunjukkan dedikasi, gagasan, dan kerja nyata,” tegasnya.

Tak hanya mendengarkan materi, para siswa juga terlihat aktif mengajukan pertanyaan kritis selama sesi dialog berlangsung. Antusiasme itu dinilai menjadi sinyal positif bahwa kesadaran politik generasi muda mulai tumbuh.

Guru pendamping SMPN 5 Jember, Muhdi Asmi Fiptian, menyebut kegiatan tersebut memberi pemahaman yang lebih konkret dibanding materi demokrasi di ruang kelas.

“Di sekolah memang sudah ada pembelajaran dasar lewat pemilihan OSIS atau ketua kelas. Tapi ketika Bakesbangpol turun langsung, anak-anak mendapat sudut pandang baru dan jadi lebih berani bertanya,” ungkapnya.

Muhdi berharap pendidikan politik seperti ini terus dilakukan agar generasi z dan alfa tidak tumbuh apatis terhadap proses demokrasi.

“Harapannya anak-anak tidak lagi acuh terhadap politik. Mereka belajar dari sekarang supaya nanti bisa menggunakan hak suaranya secara bijaksana untuk masa depan bangsa,” pungkasnya.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Partisipasi Pemilih Jatim Naik, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong Peran Gen Z
Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi KPU Jatim, Partisipasi Pemilih Naik
Anggota DPD RI Lia Istifhama Kenalkan Filosofi PEREMPUAN, Ajak Fatayat NU Berani Berpolitik
Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Tekankan Politik Ekologis, GAS Pemuda Perluas Gerakan Lingkungan
Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Sinergi Khofifah dan Polda Jatim Jaga Iklim Investasi
Senator Cantik Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Raih Penghargaan Politisi Humanis Indonesia
Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI : Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan
Anggota DPD RI Lia Istifhama Bicara Kepemimpinan Khofifah dan Emil

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 03:34

Partisipasi Pemilih Jatim Naik, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong Peran Gen Z

Jumat, 30 Oktober 2026 - 03:25

Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi KPU Jatim, Partisipasi Pemilih Naik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:28

Anggota DPD RI Lia Istifhama Kenalkan Filosofi PEREMPUAN, Ajak Fatayat NU Berani Berpolitik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:17

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Tekankan Politik Ekologis, GAS Pemuda Perluas Gerakan Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:35

Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Sinergi Khofifah dan Polda Jatim Jaga Iklim Investasi

Berita Terbaru