Sosialisasi K3 di KIK: Pekerja Diminta Lebih Pahami Hak Keselamatan Kerja

- Redaksi

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) SPTI PUK Kawasan Industri Kendal (KIK) menggelar sosialisasi ketenagakerjaan dengan fokus pada penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan perusahaan.

Sosialisasi berlangsung di Hotel Sae Inn Kendal, Sabtu (15/11/2015).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua SPSI SPTI PUK KIK Kendal, David, Sekretaris Abdul Malik, serta Bendahara Hisyam Ali, dan sejumlah perwakilan organisasi pekerja lainnya.

Ketua SPSI SPTI PUK KIK Kendal, David, mengatakan sosialisasi K3 penting untuk meningkatkan pemahaman pekerja mengenai budaya keselamatan di tempat kerja.

“Kesadaran dan kepatuhan terhadap penerapan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) harus terus ditingkatkan,” ujar David.

Sementara itu, Sekretaris SPSI, Abdul Malik, menjelaskan bahwa penerapan K3 telah memiliki dasar hukum yang kuat. Aturan itu tertuang dalam UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja serta PP Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap pekerja dan serikat buruh semakin memahami pentingnya K3, khususnya di Kawasan Industri Kendal,” kata Malik.

Ia menegaskan, sosialisasi tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap keselamatan kerja. Menurutnya, pemahaman pekerja mengenai hak-hak mereka terkait K3 harus terus diperkuat.

Sementara, Bendahara SPSI, Hisyam Ali, menambahkan bahwa kegiatan ini diikuti sejumlah organisasi buruh dari berbagai sektor. Ia berharap informasi yang disampaikan dapat diteruskan kepada para pekerja, baik di KIK maupun di kawasan Pelabuhan Kendal.

“Kedepan, kami berharap sosialisasi seperti ini lebih sering digelar, baik oleh Dinas Tenaga Kerja Kendal maupun Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar Hisyam.

“Dengan begitu, pengusaha dan pekerja memiliki persepsi yang sama mengenai pentingnya keselamatan kerja.”lanjutnya.

“Moto kami jelas pengusaha maju, pekerja sejahtera,” tegasnya.

Adapun dalam sosialisasi, Perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan, Indra, yang turut hadir dalam kegiatan itu juga, menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi pekerja.

“Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi pekerja.”tandasnya.

 

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Pimpin Shalat Ghaib di Jatim untuk Korban Bencana Sumatera
Khofifah Gerakkan Jatim Gelar Shalat Ghaib bagi Korban Sumatera
Khofifah Pimpin Shalat Ghaib untuk Korban Bencana Sumatera di Al-Akbar
Inklusi Difabel Menguat, Pasuruan Dapat Perhatian Khusus
PLN Pastikan Listrik Stabil Selama MTQ Aikmel Lombok Timur 2025
Intensitas Hujan Meningkat, PLN Ingatkan Warga Soal Bahaya Listrik
Emil Dardak Ingatkan ASN Wajib Terus Belajar di Era Digital
WBP Lapas Lobar Kuasai Menjahit, Progres Diapresiasi

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 07:26 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Shalat Ghaib di Jatim untuk Korban Bencana Sumatera

Sabtu, 6 Desember 2025 - 06:22 WIB

Khofifah Gerakkan Jatim Gelar Shalat Ghaib bagi Korban Sumatera

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:34 WIB

Khofifah Pimpin Shalat Ghaib untuk Korban Bencana Sumatera di Al-Akbar

Jumat, 5 Desember 2025 - 05:54 WIB

Inklusi Difabel Menguat, Pasuruan Dapat Perhatian Khusus

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:09 WIB

PLN Pastikan Listrik Stabil Selama MTQ Aikmel Lombok Timur 2025

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan arahan kepada pengurus DMI Jatim pada Masjid Award 2025 di Islamic Center Surabaya. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ekonomi

Khofifah Minta DMI Garap Peluang Ekonomi Umat

Senin, 8 Des 2025 - 06:21 WIB