Strategi Pemkab Lamongan Tekan Kemiskinan 2026

Selasa, 6 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat TKPKD Kabupaten Lamongan membahas percepatan pengentasan kemiskinan tahun 2026 di Gedung Pemkab Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Rapat TKPKD Kabupaten Lamongan membahas percepatan pengentasan kemiskinan tahun 2026 di Gedung Pemkab Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan memperkuat langkah percepatan pengentasan kemiskinan pada 2026 dengan menajamkan program agar lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) yang digelar di Ruang Airlangga, Gedung Pemkab Lamongan lantai 3, Selasa (6/1/2026). Rapat ini menjadi langkah awal konsolidasi lintas sektor untuk memastikan kebijakan penurunan kemiskinan berjalan efektif.

Ketua TKPKD Kabupaten Lamongan, Dirham Akbar Aksara, menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan merupakan isu strategis nasional yang harus direspons serius oleh pemerintah daerah. Menurutnya, Lamongan selaras dengan arah pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“Pengentasan kemiskinan menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin keenam, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan,” ujar Dirham.

Upaya tersebut menunjukkan hasil positif. Angka kemiskinan di Lamongan terus mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023 tercatat sebesar 12,42 persen, turun menjadi 12,16 persen pada 2024, dan kembali menurun menjadi 12,03 persen pada 2025.

Berdasarkan tren tersebut, Pemkab Lamongan menargetkan angka kemiskinan pada 2026 turun hingga 11,95 persen. Target ini dinilai realistis karena didukung capaian program lintas sektor yang telah berjalan konsisten.

Sejumlah langkah konkret disiapkan, mulai dari penguatan layanan kesehatan ibu hamil dan bayi baru lahir, pemenuhan transportasi rujukan persalinan, peningkatan layanan gizi masyarakat, hingga penanganan penyakit menular dan tidak menular. Pemerintah juga memprioritaskan layanan pendidikan dasar serta promosi kesehatan dan sanitasi lingkungan.

Di sektor ketahanan pangan, Pemkab Lamongan mendorong penyediaan infrastruktur pangan, edukasi konsumsi pangan beragam, pemanfaatan pekarangan, pemantauan stok pasar, hingga percepatan penerbitan dokumen kependudukan bagi penderita stunting.

Melalui kolaborasi lintas perangkat daerah, Pemkab Lamongan optimistis percepatan pengentasan kemiskinan mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Berita Terbaru