Tak Main-Main, Polsek Semarang Tengah Siapkan Pasukan Hadapi Ancaman

Sabtu, 13 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Semarang Tengah bersama warga saat simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako), Jumat (12/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Polsek Semarang Tengah bersama warga saat simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako), Jumat (12/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id — Polsek Semarang Tengah mengadakan simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) di halaman Mapolsek, Jalan Brumbungan 41–42 Semarang, pada Jumat (12/9/2025) pagi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Sugito, S.H., M.H., dan melibatkan jajaran personel kepolisian, masyarakat sekitar, serta unsur Satpol PP, Linmas, dan Pokdarkamtibmas.

Simulasi Sispam Mako digelar sebagai tindak lanjut instruksi Kapolrestabes Semarang terkait kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan. Dalam latihan tersebut, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis dengan dipimpin perwira pengendali untuk memastikan pengamanan berjalan sesuai prosedur tetap.

Langkah ini juga menyesuaikan dengan situasi nasional yang menuntut peningkatan kewaspadaan aparat kepolisian terhadap ancaman di lingkungan markas maupun masyarakat sekitar.

Kapolsek Semarang Tengah menegaskan bahwa simulasi ini berlandaskan ketentuan hukum yang berlaku.
“Pelaksanaan Sispam Mako berlandaskan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Perkap Nomor 1 Tahun 2019, serta Standar Operasional Prosedur Pengamanan Markas dan Pimpinan. Semua arahan tersebut sudah jelas mengatur langkah yang harus dilakukan sesuai tahapan situasi di lapangan,” kata Kompol Sugito.

Menurutnya, kesiapan markas komando bukan hanya soal keamanan fisik, tetapi juga tentang kemampuan personel untuk merespons cepat jika muncul potensi ancaman.

Selain meningkatkan profesionalisme internal, kegiatan ini juga melibatkan elemen masyarakat sebagai bagian dari sistem keamanan terpadu. Unsur Linmas, Satpol PP, hingga kelompok sadar kamtibmas (Pokdarkamtibmas) turut serta dalam simulasi.

“Kehadiran masyarakat sekitar dalam kegiatan ini menambah kekuatan. Dengan bantuan Linmas, Satpol PP, dan Pokdarkamtibmas, kami ingin membangun sinergitas lebih erat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan warga. Hal ini penting agar potensi ancaman bisa dicegah sejak dini,” jelas Kapolsek.

Pelaksanaan simulasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan personel Polsek Semarang Tengah dalam menjaga keamanan markas, sekaligus memberikan gambaran nyata tentang pola pengamanan yang harus diterapkan ketika terjadi kondisi darurat.

Latihan semacam ini juga rutin dilakukan sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan standar operasional di tubuh Polri, khususnya di tingkat polsek yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Menutup kegiatan, Kapolsek Semarang Tengah menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan tidak hanya tugas kepolisian, tetapi menjadi tanggung jawab bersama.

“Dengan adanya simulasi ini, kami ingin memastikan seluruh personel dan mitra masyarakat memiliki kesiapan menghadapi berbagai bentuk kontijensi. Keamanan markas adalah bagian dari keamanan masyarakat luas, sehingga semua pihak perlu berkolaborasi menjaga stabilitas,” ujar Kompol Sugito.

Semakin kuat sinergi dengan masyarakat, semakin kecil ruang bagi ancaman mengganggu keamanan di Semarang Tengah,”tambahnya.

Penulis : Siswoyo

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru