Talenta Difabel Pasuruan Semarakkan Hari Disabilitas Internasional 2025

Rabu, 10 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi kreatif para difabel saat memeriahkan Peringatan Hari Disabilitas Internasional di Kabupaten Pasuruan, Rabu (10/12/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Aksi kreatif para difabel saat memeriahkan Peringatan Hari Disabilitas Internasional di Kabupaten Pasuruan, Rabu (10/12/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Perayaan Hari Disabilitas Internasional di Kabupaten Pasuruan berlangsung meriah ketika ratusan penyandang disabilitas tampil menunjukkan bakat terbaik mereka, Rabu (10/12/2025). Acara yang digelar di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti itu dihadiri Sekda Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, bersama jajaran organisasi disabilitas dari berbagai kecamatan.

Perwakilan dari Pertuni, Gerkatin, PPDI, Disable Motorcycle Indonesia (DMI), hingga HWDI memeriahkan panggung dengan berbagai penampilan. Lentera Band membuka acara dengan musik yang mengundang tepuk tangan panjang, disusul pawai DMI Roda 3, fashion show dari HWDI dan Gerkatin, serta pembacaan puisi oleh anggota Pertuni. Penampilan tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga memperlihatkan kapasitas dan potensi difabel yang kerap terabaikan.

Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, Fathurrahman, menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan penyandang disabilitas memiliki ruang untuk berekspresi. “Hari ini menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa bakat mereka nyata dan layak diberi panggung. Kami ingin memberi wadah agar kemampuan mereka dikenal publik,” ujarnya.

Dinsos juga membagikan doorprize seperti sepeda listrik dan peralatan elektronik, serta menyalurkan paket sembako bagi peserta. “Semoga bermanfaat dan langsung bisa digunakan,” tambah Fathurrahman.

Sekda Yudha menyoroti relevansi tema internasional “Fostering disability-inclusive societies for advancing social progress” dan tema nasional “Setara Berkarya Tanpa Batas”. Menurutnya, masyarakat kini semakin memahami bahwa penyandang disabilitas adalah individu yang mampu berdaya dan berkarya. “Stigma sudah berubah. Mereka bukan untuk dikasihani, tapi dihargai karena kemampuan dan kontribusinya,” tegas Yudha.

Acara ditutup dengan ajakan pemerintah daerah agar kolaborasi inklusif terus diperkuat di seluruh lini pelayanan publik.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Cegah Abrasi, Jejak Bumi dan BP-GMN Tanam Mangrove di Pesisir Kendal
BSU 2026 Rp900 Ribu Dibayar Sekaligus, Ini Syarat Penerimanya
Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 22:00

Cegah Abrasi, Jejak Bumi dan BP-GMN Tanam Mangrove di Pesisir Kendal

Kamis, 5 November 2026 - 20:53

BSU 2026 Rp900 Ribu Dibayar Sekaligus, Ini Syarat Penerimanya

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Berita Terbaru