Terobosan Banyuwangi Antarkan Ipuk ke Panggung Nasional

Sabtu, 29 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ipuk mempresentasikan visi pariwisata Banyuwangi dalam penilaian Wonderful Indonesia Award 2025. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Ipuk mempresentasikan visi pariwisata Banyuwangi dalam penilaian Wonderful Indonesia Award 2025. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pengembangan pariwisata daerah kembali mendapat sorotan nasional setelah Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani masuk dalam tiga besar nominasi Most Inspiring Tourism Leader (MITL) pada ajang Wonderful Indonesia Award (WIA) 2025. Penghargaan yang digelar Kementerian Pariwisata ini menjadi salah satu instrumen strategis untuk menilai kontribusi para pemimpin daerah dalam mendorong inovasi dan keberlanjutan sektor pariwisata Indonesia.

WIA 2025 dihadirkan sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada tokoh dan pemangku kepentingan yang dinilai mampu menciptakan kebijakan pariwisata berkualitas serta berdampak langsung bagi masyarakat. Berbagai terobosan Banyuwangi selama masa kepemimpinan Ipuk dinilai mencerminkan transformasi daerah yang selaras dengan arah pembangunan pariwisata nasional.

Dalam sesi penilaian yang digelar secara daring pada Kamis (27/11/2025), Ipuk memaparkan visi, strategi, hingga capaian pariwisata Banyuwangi di hadapan panel juri. Sesi ini dibuka oleh Sekretaris Menteri Pariwisata, Bayu Aji, yang menegaskan bahwa WIA bukan hanya penghargaan, tetapi barometer inovasi daerah.

“Award ini hadir untuk memberi pengakuan kepada pemerintah daerah yang visioner sekaligus mendorong praktik baik yang dapat direplikasi. Kita ingin pariwisata Indonesia tumbuh secara berkelanjutan dengan pendekatan yang memberi manfaat luas,” ujar Bayu. Ia menambahkan bahwa para nominator adalah perwakilan terbaik dari ratusan daerah di Indonesia.

Ipuk menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat. Menurutnya, nominasi ini menjadi pengingat bahwa transformasi pariwisata Banyuwangi tidak boleh berhenti. “Ini bukan seremoni. Ini motivasi agar kami terus memperkuat layanan, memperluas kolaborasi, dan menjaga ekosistem pariwisata yang melibatkan masyarakat,” ujarnya.

Ipuk juga menekankan bahwa Banyuwangi membangun pariwisata bukan hanya untuk mengejar jumlah kunjungan, melainkan memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi warga. Ia mengingat kembali tantangan awal masa kepemimpinannya yang bersamaan dengan pandemi Covid-19. Menurutnya, kebijakan Banyuwangi Rebound menjadi titik balik kebangkitan industri wisata, termasuk dukungan ekonomi kepada pelaku pariwisata.

Seiring pulihnya sektor wisata, Banyuwangi kembali mendorong penyelenggaraan event unggulan, dari sport tourism kelas dunia seperti Tour de Banyuwangi Ijen hingga kompetisi surfing internasional World Surf League (WSL). Selain itu, pengembangan desa wisata juga dipercepat hingga mencapai 99 desa, ditambah inovasi jalur wisata baru Ijen Golden Route.

“Upaya ini terbukti meningkatkan kunjungan wisatawan dan berdampak pada ekonomi daerah. Pendapatan per kapita naik dari Rp58,08 juta pada 2023 menjadi Rp62,09 juta pada 2024, sementara PDRB bertumbuh dari Rp101,29 triliun menjadi Rp108,92 triliun,” tutup Ipuk.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru