Terungkap! Broker SPPG di Kendal Tawarkan Titik hingga Rp100 Juta, Pemkab Bentuk Satgas Pengawasan

Sabtu, 4 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal bentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penyelenggaraan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Pembentukan ini jadi langkah strategis untuk memastikan program andalan pemerintah pusat berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.

Langkah tersebut diambil menyusul adanya insiden keracunan makanan di beberapa daerah penerima program MBG. Pemkab Kendal tak mau kecolongan.

Rapat pembentukan Satgas digelar di Ruang Rapat Ngesti Wedhi, Kantor Pemda Kendal, Jumat (3/10/2025).

Acara dihadiri Sekda Kendal Agus Dwi Lestari mewakili Bupati, Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Bagus Setyawan, Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar, serta perwakilan Kejari, Ketua Pengadilan Agama, Inspektorat, dan Koordinator SPPG.

Satgas Dilibatkan Hingga BIN dan Forkopimda

Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari, mengatakan pembentukan Satgas MBG sudah tertuang dalam keputusan Bupati Kendal.

“Satgas ini melibatkan Forkopimda dan seluruh stakeholder agar pelaksanaan program berjalan cepat dan tanpa persoalan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam struktur Satgas, Bupati Kendal menjadi pembina, sedangkan unsur Forkopimda, termasuk Intel Korwil BIN, ikut menjadi anggota aktif.

TNI dan Polri Siap Kawal dari Lapangan

Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Bagus Setyawan, menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci keberhasilan program MBG.

“Program ini sangat krusial. TNI sudah mendapat perintah langsung untuk mendampingi pelaksanaan MBG. Dari 93 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang direncanakan, baru 26 unit beroperasi,” jelasnya.

Senada, Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar menyebut pembentukan Satgas akan membuat koordinasi lebih efisien.

“Dengan Satgas, semua tahu siapa berbuat apa sesuai kewenangan. Kita fokus pada tiga aspek mutu, bahan makanan, dan SOP,” tegasnya.

Hendry juga menyebut Polres Kendal akan mengadakan pelatihan keamanan pangan bagi pelaksana MBG yang disertifikasi oleh Dinas Kesehatan.

Kejaksaan dan BIN Turut Pantau

Dari unsur kejaksaan, Kasi Intel Kejari Kendal Agung Wibowo menyampaikan pihaknya mendapat mandat untuk memonitor jalannya program MBG. Ia juga meminta pemerintah daerah menyiapkan lahan untuk pembangunan SPPG baru.

Sementara itu, Korwil BIN Kendal, Zainal Lubis, menegaskan pentingnya pembentukan paguyuban SPPG agar pelaksana di lapangan lebih profesional dan solid.

Terungkap! Ada Broker SPPG Tawarkan Titik Rp100 Juta

Menariknya, dalam rapat tersebut Koordinator SPPG, M. Faris Maulana, mengungkap temuan mengejutkan: adanya broker SPPG yang menawarkan titik lokasi dengan harga hingga Rp100 juta.

“Ini sangat berbahaya. Kami minta semua pihak waspada dan memperketat pengawasan terhadap mitra pengadaan,” tegasnya.

Faris juga menyebut, dari total penerima manfaat program MBG, baru 89.097 orang yang terlayani, sementara 165.365 orang lainnya masih menunggu giliran.

Dinkes Permudah Sertifikat Higiene

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Ferry Rad Bonay, menjelaskan pihaknya kini mempercepat penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk menjamin keamanan pangan.

“Persyaratan sudah disederhanakan, cukup dengan surat izin SPPG, layout dapur, dan sertifikat kursus keamanan pangan. Semua bisa diurus online,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Bondan Wicaksono, menambahkan agar dibuat posko MBG di tiap kecamatan dengan dukungan Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk mengantisipasi kejadian tak terduga.

Langkah Serius Pemkab Kawal Program Prioritas

Pembentukan Satgas MBG ini menandai keseriusan Pemkab Kendal dalam mengawal program makanan bergizi gratis agar berjalan lancar, berkualitas, dan bebas dari penyimpangan.

“Intinya, semua harus bersinergi. Kita pastikan anak-anak penerima manfaat mendapatkan makanan sehat, aman, dan layak,” tutup Sekda Agus Dwi Lestari.

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru