Tirakatan HUT ke-80 RI di Griya Insani Tikung Lamongan, Warga Kompak Doakan Indonesia dan Palestina

Minggu, 17 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga RT 06 RW 07 Perum Griya Insani, Tikung, Lamongan, kompak menggelar malam tirakatan HUT ke-80 RI dengan suasana penuh keakraban, Kamis (16/8/2025). (Dok RadarBangsa.co.id)

Warga RT 06 RW 07 Perum Griya Insani, Tikung, Lamongan, kompak menggelar malam tirakatan HUT ke-80 RI dengan suasana penuh keakraban, Kamis (16/8/2025). (Dok RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kebersamaan warga RT 06 RW 07 Perum Griya Insani, Desa Takeranklating, Kecamatan Tikung, Lamongan, tercermin dalam gelaran malam tirakatan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Kamis (16/8/2025). Acara sederhana itu berlangsung khidmat, penuh doa syukur, sekaligus meriah dengan pentas seni.

Ratusan warga dari berbagai usia hadir memadati lokasi. Mereka duduk lesehan, menyantap hidangan bersama, serta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias. Kehangatan terlihat dari cara warga saling bercengkerama sambil menikmati nasi tumpeng dan aneka sajian yang dibawa secara gotong royong.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Doa bersama kemudian dipanjatkan sebagai wujud rasa syukur atas kemerdekaan bangsa.

Dalam sambutannya, Ketua RT 06 Boy Mauludin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh panitian dan warga yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.

Di balik suksesnya malam tirakatan HUT ke-80 RI di Griya Insani Tikung, ada semangat dan kekompakan ibu-ibu panitia yang penuh dedikasi. (Dok Foto RadarBangsa.co.id)
Di balik suksesnya malam tirakatan HUT ke-80 RI di  RT 06 Perum  Griya Insani Tikung, ada semangat dan kekompakan ibu-ibu panitia yang penuh dedikasi. (Dok Foto RadarBangsa.co.id)

“Alhamdulillah, tirakatan malam ini bisa berjalan lancar berkat kerjasama semua pihak. Bagi kami, tirakatan bukan hanya peringatan kemerdekaan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Jamil, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi yang sudah berlangsung turun-temurun. Ia berharap semangat kebersamaan warga bisa terus terjaga.

“Tirakatan adalah tradisi yang tidak boleh hilang karena mengajarkan kita arti persatuan dan gotong royong,” katanya.

Suasana khidmat potong tumpeng dalam tirakatan HUT ke-80 RI di RT 06 RW 07, Perum Griya Insani, Tikung, Lamongan (Dok RadarBangsa.co.id)
Suasana khidmat potong tumpeng dalam tirakatan HUT ke-80 RI di RT 06 RW 07, Perum Griya Insani, Tikung, Lamongan (Dok RadarBangsa.co.id)

Kegiatan semakin bermakna ketika Ustaz Anton menyampaikan kultum singkat. Ia mengajak warga untuk tidak hanya bersyukur atas kemerdekaan Indonesia, tetapi juga mendoakan bangsa lain yang masih berjuang, termasuk Palestina.

“Kita beruntung sudah merdeka. Maka jangan lupa mendoakan saudara-saudara kita di Gaza yang hingga kini masih memperjuangkan kebebasan,” ajaknya.

Ia menambahkan, doa dari masyarakat menjadi salah satu bentuk solidaritas kemanusiaan. “Semoga doa yang kita panjatkan malam ini membawa keberkahan, baik bagi bangsa Indonesia maupun bagi saudara-saudara kita yang belum merdeka,” harapnya.

Selain doa, malam tirakatan juga diwarnai penampilan anak-anak yang membacakan puisi perjuangan dan menyanyikan lagu-lagu nasional. Riuh tepuk tangan warga mengiringi penampilan itu, mencerminkan semangat nasionalisme yang hidup di lingkungan Griya Insani.

Salah seorang warga yang hadir bersama keluarganya mengaku senang bisa terlibat.

“Acara seperti ini membuat kami lebih akrab dengan tetangga. Anak-anak juga belajar tentang arti kemerdekaan dengan cara yang sederhana tapi membekas,” ungkapnya.

Acara kemudian ditutup dengan pembagian hadiah lomba kemerdekaan, doa penutup, dan ramah tamah. Seluruh warga menikmati hidangan bersama dengan penuh keakraban.

Malam tirakatan di Griya Insani Tikung membuktikan bahwa peringatan HUT ke-80 RI bukan hanya seremoni tahunan, melainkan juga momentum untuk memperkuat persatuan, rasa syukur, dan solidaritas kemanusiaan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Berita Terbaru