TNI Kebut Jembatan Perintis Garuda di Banyuwangi, Target April

Rabu, 1 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan jembatan gantung Perintis Garuda di Songgon, Senin (30/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pembangunan jembatan gantung Perintis Garuda di Songgon, Senin (30/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pembangunan jembatan gantung Perintis Garuda di Desa Songgon, Kabupaten Banyuwangi, dikebut oleh prajurit TNI AD Kodim 0825. Jembatan sepanjang 45 meter itu dibangun di atas Sungai Binau untuk menghubungkan Dusun Krajan dan Dusun Gumuk Candi.

Proyek ini menjadi solusi atas putusnya akses warga setelah jembatan beton sebelumnya ambruk diterjang banjir bandang pada 2025. Sejak saat itu, warga hanya mengandalkan jembatan darurat dari bambu untuk beraktivitas.

Pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama pada Senin (30/3/2026). Jembatan gantung tersebut dirancang memiliki lebar 1,6 meter dan dapat dilalui kendaraan roda dua, terutama untuk mengangkut hasil pertanian warga.

Selama hampir setahun, keterbatasan akses membuat mobilitas warga terganggu. Mereka harus memutar cukup jauh untuk menjangkau pasar, sekolah, hingga fasilitas kesehatan. Kondisi ini juga berdampak pada distribusi hasil pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.

Jembatan di Songgon merupakan proyek kedua setelah sebelumnya jembatan serupa dibangun di Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung. Program ini menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah yang belum terjangkau jembatan permanen.

Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya mengatakan, pembangunan jembatan difokuskan pada wilayah yang paling membutuhkan akses penghubung.

“Adanya jembatan gantung ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas ekonomi warga, sekaligus akses pendidikan dan layanan kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono mengapresiasi sinergi lintas sektor dalam pembangunan tersebut. “Ini wujud kolaborasi TNI, Polri, dan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” katanya.

Kehadiran jembatan gantung ini diproyeksikan mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi warga Songgon. Selain memperpendek jarak tempuh, akses ke Pasar Songgon menjadi lebih mudah dan efisien.

Program Perintis Garuda juga disebut akan terus berlanjut, dengan target pembangunan hingga 12 jembatan di berbagai titik rawan akses di Banyuwangi.

Dengan target rampung akhir April 2026, jembatan gantung Songgon diharapkan segera mengakhiri keterisolasian dua dusun. “Kami upayakan selesai tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” pungkas Triyadi.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru