TPS3R Balak Banyuwangi Jadi Andalan Pengolahan Sampah Sirkular 84 Ton per Hari

Minggu, 8 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Proses pemilahan dan pengolahan sampah di TPS3R Balak, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, Minggu (8/2/2025). (Foto Dok Ho/NUl-RadarBangsa.co.id)

Proses pemilahan dan pengolahan sampah di TPS3R Balak, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, Minggu (8/2/2025). (Foto Dok Ho/NUl-RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memperkuat pengelolaan sampah ramah lingkungan melalui sistem ekonomi sirkular di Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) Balak, Kecamatan Songgon. Fasilitas ini menjadi salah satu tulang punggung penanganan sampah regional dengan kapasitas pengolahan mencapai 84 ton per hari.

TPS3R Balak berdiri di atas lahan seluas 1,5 hektare dan melayani 64 desa di 10 kecamatan. Pengolahan dilakukan dengan teknologi modern, mulai dari pemilahan otomatis hingga konversi sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk bahan bakar industri.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi, Dwi Handayani, mengatakan sistem ini dirancang untuk menekan residu dan dampak lingkungan sejak dari sumber. “Pengelolaan sampah di TPS3R Balak memastikan sampah rumah tangga ditangani efektif dari hulu hingga hilir,” ujarnya, Minggu (8/2/2025).

Setiap hari, petugas melakukan pengangkutan sampah dari permukiman. Sampah yang masuk dipilah menggunakan mesin konveyor menjadi organik dan anorganik. Saat ini, TPS3R Balak mempekerjakan 120 pekerja, mayoritas warga sekitar.

Sampah anorganik bernilai ekonomis—seperti botol dan gelas plastik, kertas, serta dupleks—dipres dan dikirim ke industri daur ulang. Sementara plastik bernilai rendah, termasuk kemasan sachet, diolah menjadi RDF. “Puluhan ton RDF dari TPS3R Balak sudah dikirim ke Gresik untuk bahan bakar industri semen,” kata Handayani.

Adapun sampah organik diolah menjadi kompos dengan metode windrow composting. Air lindi yang dihasilkan diproses melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) agar tidak mencemari lingkungan. “Pengelolaan dilakukan tanpa menyisakan residu. Jika ada, langsung dibawa ke TPA dan tidak menginap di TPS3R,” tegasnya.

Untuk memperluas cakupan layanan, Pemkab Banyuwangi juga merencanakan pembangunan TPS3R Sobo di kawasan perkotaan Banyuwangi. Fasilitas ini akan berdiri di lahan 1,8 hektare dengan kapasitas 45 ton per hari, khusus menangani sampah Kecamatan Banyuwangi. “Kami juga menyiapkan drainase dan perbaikan jalan demi kenyamanan warga,” imbuh Handayani.

Manfaat keberadaan TPS3R Balak dirasakan langsung warga. Kikit, warga Desa Balak, menyebut kebiasaan memilah sampah kini makin terbentuk. “Iurannya terjangkau, Rp10 ribu per bulan. Bau jarang, kalau ada langsung ditangani. Pengolahannya bersih dan rapi,” ujarnya.

Ke depan, Pemkab Banyuwangi menargetkan penguatan pengelolaan sampah sirkular sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan yang berdampak langsung pada kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru