Tragis, Perempuan 62 Tahun Tewas Tertemper Kereta Barang di Semarang

Minggu, 31 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas melakukan penanganan lokasi kecelakaan yang menewaskan seorang perempuan setelah tertemper kereta barang di Muktiharjo Kidul, Semarang, Sabtu, 30 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas melakukan penanganan lokasi kecelakaan yang menewaskan seorang perempuan setelah tertemper kereta barang di Muktiharjo Kidul, Semarang, Sabtu, 30 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur perkeretaapian Kota Semarang. Seorang perempuan lanjut usia bernama Wagina (62), warga Jalan Tambakan RT 03 RW 07, Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Gayamsari, meninggal dunia setelah tertemper kereta api barang di wilayah Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Sabtu (30/5/2026).

Insiden itu terjadi sekitar pukul 17.40 WIB di jalur rel KM 5+2, kawasan Muktiharjo Kidul yang berada tidak jauh dari Jembatan Sukarela. Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar karena korban ditemukan dalam kondisi mengalami luka berat di sisi rel sesaat setelah kereta melintas.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sebelum kejadian korban sempat berada di pos penjaga palang pintu rel Jembatan Sukarela Muktiharjo Kidul. Saat itu korban duduk dan berbincang bersama dua warga setempat, Satiman (74) dan Rumiyati (53).

Sekitar pukul 17.30 WIB, korban berpamitan kepada kedua saksi. Ia mengaku hendak buang air kecil sebelum berjalan menyusuri sisi rel ke arah timur.

“Korban sempat pamit kepada kami untuk buang air kecil,” ungkap salah satu saksi berdasarkan keterangan yang dihimpun petugas.

Beberapa menit kemudian, Kereta Api Barang KA-2502 Kenlimas Cargo yang ditarik lokomotif CC 2061359 melintas dari arah Jakarta menuju Surabaya. Saat kereta melaju, tidak ada warga yang mengetahui secara pasti posisi korban.

Sesaat setelah rangkaian kereta selesai melintas, saksi melihat korban sudah tergeletak di dekat rel dalam kondisi mengenaskan.

“Setelah kereta lewat, korban terlihat sudah berada di sisi rel dengan luka berat,” kata saksi.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan ke lokasi. Mereka membantu mengamankan area kejadian sambil menunggu petugas datang melakukan penanganan dan pemeriksaan.

Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga tidak menyadari datangnya kereta saat berada sangat dekat dengan jalur rel.

“Korban diduga kurang berhati-hati ketika berada di sekitar rel kereta api,” ujar petugas berdasarkan hasil keterangan saksi.

Tidak ditemukan adanya gangguan terhadap perjalanan kereta api. KA barang tersebut diketahui tetap melanjutkan perjalanan sesuai prosedur yang berlaku.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban diserahkan kepada keluarga dan dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans untuk dimakamkan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa area rel kereta api merupakan zona berbahaya yang tidak diperuntukkan bagi aktivitas masyarakat. Kewaspadaan menjadi faktor penting untuk mencegah jatuhnya korban jiwa di jalur perlintasan maupun sepanjang rel kereta api. “Hingga kini, kejadian tersebut masih tercatat sebagai kecelakaan yang diduga terjadi akibat kurangnya kewaspadaan korban saat berada di sekitar rel, “pungkasnya.

Penulis : Oki

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dua Kebakaran Terjadi dalam Sehari di Lamongan, Ini Penyebabnya
Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Lamongan, Ibu dan Balita Tewas
Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan
Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya
Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta
Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu
Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya
Bendahara II KONI Kendal MRS Ditahan, Diduga Selewengkan Dana Rp798 Juta

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:59

Dua Kebakaran Terjadi dalam Sehari di Lamongan, Ini Penyebabnya

Senin, 2 November 2026 - 05:26

Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Lamongan, Ibu dan Balita Tewas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:51

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12

Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:04

Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta

Berita Terbaru