Try Sutrisno Wafat, Khofifah Instruksikan Bendera Setengah Tiang Dua Hari di Jawa Timur

Senin, 2 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6. Pernyataan itu disampaikan di Surabaya, Senin (2/3/2026), sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.

“Innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Bangsa Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Beliau adalah prajurit sejati dan negarawan yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Khofifah.

Try Sutrisno dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam pengabdian militer dan pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Panglima ABRI sebelum dipercaya menjadi Wakil Presiden RI periode 1993–1998. Dalam berbagai momentum nasional, almarhum dinilai berperan dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung agenda pembangunan nasional pada masanya.

Khofifah menilai keteladanan Try Sutrisno tercermin dari sikap tegas, disiplin, serta komitmennya terhadap persatuan dan nasionalisme. Menurutnya, jasa almarhum bukan hanya tercatat dalam sejarah formal kenegaraan, tetapi juga menjadi referensi moral bagi generasi penerus bangsa.

“Kita mengenang beliau bukan hanya sebagai pemimpin, tetapi sebagai figur yang konsisten menjaga semangat nasionalisme dan persatuan,” imbuhnya.

Sebagai bentuk penghormatan, Gubernur Jawa Timur mengajak seluruh masyarakat di wilayahnya untuk mengibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang selama dua hari. Ajakan tersebut merujuk pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, khususnya Pasal 12 ayat (2) yang mengatur pengibaran bendera setengah tiang selama dua hari untuk mantan Presiden dan Wakil Presiden yang wafat.

Menurut Khofifah, pengibaran bendera setengah tiang bukan sekadar simbol, melainkan ekspresi penghormatan kolektif atas kontribusi tokoh bangsa yang telah mengabdikan hidupnya untuk negara.

Ia juga mengajak masyarakat Jawa Timur mendoakan almarhum agar mendapatkan husnul khatimah serta ditempatkan di sisi terbaik oleh Allah SWT. Doa turut disampaikan bagi keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi duka.

“Semoga Allah SWT menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran,” tutup Khofifah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Cegah Abrasi, Jejak Bumi dan BP-GMN Tanam Mangrove di Pesisir Kendal
BSU 2026 Rp900 Ribu Dibayar Sekaligus, Ini Syarat Penerimanya
Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 22:00

Cegah Abrasi, Jejak Bumi dan BP-GMN Tanam Mangrove di Pesisir Kendal

Kamis, 5 November 2026 - 20:53

BSU 2026 Rp900 Ribu Dibayar Sekaligus, Ini Syarat Penerimanya

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Berita Terbaru