Urbanisasi Pasca Lebaran 1447 H Melonjak, Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama Desak Pemerintah Evaluasi Pemotongan TKD

Senin, 23 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama atau Neng Lia, Minggu (22/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama atau Neng Lia, Minggu (22/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Lonjakan urbanisasi usai libur Lebaran 1447 Hijriah menjadi sorotan serius kalangan legislatif, khususnya dari daerah. Perpindahan besar-besaran warga desa ke kota dinilai berpotensi menimbulkan persoalan sosial dan ekonomi baru jika tidak segera diantisipasi.

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama atau Neng Lia, mengingatkan bahwa tren urbanisasi yang tidak terkendali dapat mengganggu stabilitas pembangunan nasional, terutama dalam aspek pemerataan ekonomi di daerah.

Fenomena urbanisasi pasca-Lebaran memang bukan hal baru. Namun, menurut Neng Lia, lonjakan tahun ini menunjukkan kecenderungan yang lebih masif dan mengkhawatirkan. Banyak warga desa memilih mengadu nasib ke kota besar dengan harapan memperoleh pekerjaan dan kehidupan yang lebih layak.

Sayangnya, realitas di lapangan tidak selalu sesuai harapan. Minimnya keterampilan dan persaingan kerja yang ketat membuat sebagian pendatang justru menghadapi kesulitan ekonomi. Kondisi ini berpotensi menambah angka pengangguran dan memicu persoalan sosial di kawasan perkotaan.

Di sisi lain, daerah asal juga mengalami dampak signifikan. Perpindahan tenaga kerja produktif ke kota membuat potensi ekonomi desa menjadi tidak tergarap optimal. Hal ini dinilai dapat memperlambat laju pembangunan di wilayah perdesaan.

“Lonjakan urbanisasi itu tidak bagus untuk keberdayaan ekonomi bangsa kita. Akhirnya justru muncul angka pengangguran baru dari masyarakat pendatang di kota-kota besar,” ujar Neng Lia dalam keterangannya, Minggu (22/3/2026).

Ia juga menyoroti dampak jangka panjang terhadap daerah. “Kalau semua orang memilih meninggalkan daerahnya, lalu siapa yang mau mengurus dan membangun daerah tersebut? Ini adalah kerugian besar bagi pemerataan pembangunan,” lanjutnya.

Menurut Neng Lia, salah satu faktor yang memperparah urbanisasi adalah kebijakan fiskal yang dinilai belum berpihak pada daerah. Ia menyoroti adanya pemotongan Transfer Keuangan ke Daerah (TKD) yang justru dinilai kontraproduktif dalam mendorong kemandirian ekonomi lokal.

Kebijakan tersebut berpotensi memperlebar kesenjangan antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Tanpa dukungan anggaran yang memadai, daerah akan kesulitan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kualitas fasilitas publik.

Sebagai solusi, Neng Lia mendorong pemerintah pusat untuk mengevaluasi kebijakan tersebut. Ia juga mengusulkan penguatan TKD, terutama bagi daerah yang membutuhkan stimulus ekonomi agar mampu menahan laju urbanisasi.

“Kami berharap pemerintah pusat mengkaji ulang terkait pemotongan TKD. Bagaimana mungkin daerah bisa mandiri jika sokongan anggarannya justru dikurangi di tengah tantangan ekonomi yang berat?” tegasnya.

Ia menambahkan, pembangunan ekonomi nasional harus dimulai dari daerah. “Kita harus menciptakan alasan bagi warga untuk tetap bangga membangun desanya,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Partisipasi Pemilih Jatim Naik, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong Peran Gen Z
Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi KPU Jatim, Partisipasi Pemilih Naik
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Anggota DPD RI Lia Istifhama Kenalkan Filosofi PEREMPUAN, Ajak Fatayat NU Berani Berpolitik
Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Tekankan Politik Ekologis, GAS Pemuda Perluas Gerakan Lingkungan
Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 03:34

Partisipasi Pemilih Jatim Naik, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong Peran Gen Z

Jumat, 30 Oktober 2026 - 03:25

Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi KPU Jatim, Partisipasi Pemilih Naik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:39

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta

Berita Terbaru