Usai 18 Hari Berlatih, 16 Peserta di Bangkalan Jalani Uji Kompetensi

Rabu, 23 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Pelatihan Vokasi Nasional kejuruan Fashion Technology mengikuti uji kompetensi di BLK Bangkalan, Selasa (22/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Peserta Pelatihan Vokasi Nasional kejuruan Fashion Technology mengikuti uji kompetensi di BLK Bangkalan, Selasa (22/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 16 peserta Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Tahun 2026 kejuruan Fashion Technology (Menjahit) Program Asisten Pembuatan Pakaian menjalani uji kompetensi di Balai Latihan Kerja (BLK) Bangkalan, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan, Selasa (22/9/2026).

Uji kompetensi tersebut digelar setelah para peserta menuntaskan pelatihan selama 18 hari kerja, terhitung sejak 27 Agustus hingga 21 September 2026. Seluruh peserta merupakan lulusan SMA/SMK sederajat di Kabupaten Bangkalan yang sebelumnya telah melalui proses seleksi.

Kepala Disperinaker Kabupaten Bangkalan Jemmi Tri Sukmana mengatakan, pelatihan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan tenaga kerja lokal agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Pelatihan ini kami harapkan tidak hanya memberikan keterampilan menjahit, tetapi juga membentuk tenaga kerja yang memiliki etos kerja, memahami keselamatan dan kesehatan kerja, serta mampu bersaing di pasar kerja maupun membuka peluang usaha secara mandiri,” ujar Jemmi.

Selama pelatihan, peserta tidak hanya mendapatkan materi praktik menjahit. Materi teori dan praktik diberikan dengan mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Peserta juga memperoleh pembekalan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta soft skill yang diarahkan untuk membangun etos kerja.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan dan memenuhi standar kelulusan BLK Bangkalan, para peserta mengikuti uji kompetensi sebagai tolok ukur penguasaan keterampilan.

Tahapan tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses untuk memperoleh sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional. Dalam pelaksanaannya, Disperinaker Kabupaten Bangkalan bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Sidoarjo dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Jemmi menilai sertifikasi penting karena memberikan pengakuan terhadap kemampuan peserta setelah melalui proses asesmen berdasarkan standar kompetensi.

“Uji kompetensi ini penting untuk memberikan pengakuan terhadap kemampuan peserta. Dengan adanya sertifikasi kompetensi, mereka memiliki bukti bahwa keterampilan yang dimiliki telah melalui proses asesmen sesuai standar,” katanya.

Uji kompetensi meliputi asesmen praktik menjahit, tes tertulis, serta wawancara. Ketiga tahapan tersebut digunakan untuk mengukur penguasaan unit-unit kompetensi dalam skema Asisten Pembuatan Pakaian.

Bagi para peserta, keterampilan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan tidak berhenti pada tahap sertifikasi. Kompetensi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha di bidang tata busana.

“Kami berharap setelah mengikuti pelatihan dan uji kompetensi, peserta bisa benar-benar memanfaatkan keterampilan ini. Baik untuk bekerja di industri maupun mengembangkan usaha secara mandiri. Ini bagian dari upaya kami memperkuat kualitas tenaga kerja lokal Bangkalan,” pungkasnya.

Pelaksanaan Pelatihan Vokasi Nasional kejuruan Fashion Technology (Menjahit) tersebut berlangsung lancar, aman, dan selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru