Usia Harapan Hidup 74 Tahun, Senator DPD RI Lia Istifhama dan BKKBN Soroti Peran Keluarga dalam Ketahanan Bangsa

Jumat, 16 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji menerima Senator Lia Istifhama di kantor BKKBN, Jakarta. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji menerima Senator Lia Istifhama di kantor BKKBN, Jakarta. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id — Keluarga menjadi faktor utama menentukan masa depan bangsa Indonesia, seiring meningkatnya usia harapan hidup rata-rata masyarakat yang kini mencapai 74 tahun. Hal ini ditegaskan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Wihaji saat menerima Senator DPD RI Lia Istifhama.

Pertemuan di kantor BKKBN, Kamis (15/1), membahas strategi pembangunan manusia sepanjang siklus hidup. Wihaji menekankan bahwa dari total 74 tahun usia harapan hidup, sekitar 68 tahun dijalani dalam lingkungan keluarga. “Kalau sebagian besar hidup manusia dijalani dalam keluarga, maka nasib bangsa juga ditentukan di sana. Negara harus serius membangun keluarga,” ujarnya.

Menurut Wihaji, fokus kementerian tidak hanya pada pengendalian pertumbuhan penduduk, tetapi juga pada peningkatan kualitas manusia melalui pembinaan keluarga, kesehatan mental, dan pendidikan karakter.

Senator Lia Istifhama menegaskan pentingnya menempatkan keluarga sebagai pusat pembangunan nasional. “Kalau 68 tahun hidup manusia dihabiskan dalam keluarga, maka di situlah nilai, karakter, dan daya tahan bangsa dibentuk,” kata Lia. Ia menambahkan, peran orang tua, pendidikan keluarga, dan pendampingan berkelanjutan sangat krusial agar keluarga dapat menjalankan fungsi optimalnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru