PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id — Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ melantik dan mengambil sumpah/janji 76 pejabat administrator eselon III dan pejabat pengawas eselon IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Pelantikan ini ditegaskan sebagai bagian dari penyegaran birokrasi untuk memperkuat kinerja organisasi dan mempercepat pelayanan publik.
Pelantikan berlangsung di Pendopo Prasaja Ngerti Wibawa, Kabupaten Probolinggo, Senin (26/1/2026) malam. Dari total 76 pejabat, terdiri atas 16 pejabat administrator eselon III dan 63 pejabat pengawas eselon IV.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Umi Hani’ah Fahmi AHZ, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto.
Sejumlah pejabat eselon III yang dilantik antara lain Nur Rachmad Sholeh sebagai Camat Sukapura, Bambang Hermanto sebagai Camat Sumber, Taufiq sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan, Oon Hartono sebagai Camat Kuripan, Moh. Zubaidulloh sebagai Sekretaris DPMPTSP, Andi Wiroso sebagai Camat Krejengan, dan Bambang Julius Wijanarko sebagai Camat Tiris.
Selain itu, Endang Rustiningsih dilantik sebagai Sekretaris Dinas Perikanan, Sugeng Ari Wicaksono sebagai Sekretaris DPMD, Abdul Rozak sebagai Sekretaris Kecamatan Pajarakan, Novie Surachmad sebagai Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Fandhi Putra sebagai Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapelitbangda, dr. Imilda Kusumaningrum sebagai Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan, Yudi Catur Eka Prasetya sebagai Sekretaris Kecamatan Gending, Sanjoko sebagai Kepala Bidang Ketahanan Pangan Masyarakat Dinas Ketahanan Pangan, serta Wahid Hasim sebagai Sekretaris Kecamatan Sukapura.
Untuk pejabat pengawas eselon IV, di antaranya Mulik Agustina sebagai Kasubbag Umum dan Kepegawaian Sekretariat Satpol PP Kabupaten Probolinggo dan Samsul Arifin sebagai Kasi Ketenteraman dan Ketertiban Kecamatan Gending.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Fahmi AHZ menegaskan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus disyukuri dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni atau mengisi jabatan kosong, tetapi bagian dari dinamika organisasi agar birokrasi tidak stagnan, sekaligus mendorong peningkatan kinerja dan percepatan pembangunan,” ujar Fahmi.
Ia meminta pejabat yang baru dilantik menghindari segala bentuk penyimpangan, menjaga loyalitas, disiplin waktu kerja, serta menjadi motor penggerak organisasi perangkat daerah (OPD).
“Eselon III dan IV harus menjadi penggerak inovasi dan pelayanan publik. Pegang teguh nilai ASN BerAKHLAK: berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif,” pungkasnya.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








