Waduk Penguripan Lamongan Makan Korban, Tim SAR Kerahkan Penyisiran Luas

Rabu, 10 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan melakukan penyisiran di Waduk Penguripan Takerharjo. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Tim gabungan melakukan penyisiran di Waduk Penguripan Takerharjo. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Upaya pencarian terhadap seorang remaja berusia 19 tahun yang hilang di Waduk Penguripan, Dusun Petiyin, Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, terus diperkuat oleh tim gabungan. Polsek Solokuro, Sat Polairud Polres Lamongan, BPBD Lamongan, dan warga sekitar terlibat langsung dalam operasi yang berlangsung sejak Rabu (10/12).

Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd, membenarkan laporan hilangnya korban berinisial AS. Ia menyebutkan insiden itu terjadi ketika korban dan sekitar 10 rekannya memutuskan berenang di kawasan waduk sekitar pukul 10.00 WIB.

“Korban semula berenang bersama rombongan. Namun, ia memilih memisahkan diri dan mencoba menyeberang dari sisi timur ke barat. Saat berada di tengah waduk, korban tiba-tiba hilang dan diduga kuat tenggelam,” ujarnya.

Rekan-rekan korban sempat berusaha mencari, tetapi tidak menemukan tanda keberadaan AS. Laporan pun segera diteruskan kepada Polsek Solokuro untuk mendapatkan penanganan lanjut.

“Menerima laporan tersebut, tim kami bersama Sat Polairud Polres Lamongan langsung menuju lokasi. Penyisiran awal dilakukan pada permukaan air dan area sekitar titik hilangnya korban,” lanjut IPDA Hamzaid.

Menurutnya, pencarian akan terus dilakukan dengan menambah pola pemantauan dan memperluas area penyisiran, mengingat kondisi waduk yang cukup dalam dan memiliki arus tak terduga. “Operasi pencarian akan kami lanjutkan hingga korban ditemukan,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, tim SAR gabungan masih bekerja di lapangan. Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas renang di area waduk tanpa pengawasan, mengingat risiko keselamatan yang tinggi.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Berita Terbaru

Komaruddin Hidayat

Opini

Mengakhiri Era Parcok

Jumat, 6 Nov 2026 - 07:30